Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena menghindari pajak di Spanyol.
Tapi seperti yang dikutip surat kabar El Mundo, Selasa (4/9/2018), Mourinho kemungkinan tidak benar-benar akan meringkuk dalam penjara.
Hukum di Spanyol menyatakan bahwa hukuman di bawah dua tahun bagi pelaku yang melakukan pelanggaran untuk pertama kali, boleh menjalani hukuman percobaan.
Perwakilan dari pihak Mourinho tidak bisa dihubungi untuk diminta keterangan. Sementara pihak Manchester United dan badan perpajakan Spanyol juga tidak bersedia berkomentar.
Pengadilan Spanyol mengajukan tuntutan kepada Mourinho tahun lalu atas dua kasus pengemplangan pajak selama ia melatih Real Madrid.
Mourinho meninggalkan Real Madrid pada 2013 dan kembali bergabung dengan klub Inggris Chelsea untuk kedua kalinya, sebelum kemudian melatih Manchester United sejak 2016.
Otoritas Pajak Spanyol menyatakan bahwa manajer berkebangsaan Portugal itu berutang sebanyak 3,3 juta euro.
Pihak penuntut mengatakan bahwa Mourinho memanipulasi laporan pendapatannya di Spanyol untuk periode 2011 dan 2012, dan mencoba untuk memperoleh keuntungan secara ilegal.
Menurut mereka, Mourinho memang sudah melaporkan pendapatannya sehubungan dengan kewajiban membayar pajak setelah 2014 yang membuatnya dikenai penalti sebesar 1,15 juta ero.
Baca Juga: Soal Kans Persib Terus Bertahan di Puncak, Ini Komentar Bojan
Tapi pihak perpajakan kemudian menemukan bahwa informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut tidak benar.
Pada Juni lalu, mantan bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo juga diancam hukuman dua tahun penjara dan membayar denda sebesar 18,8 juta eoro untuk kasus yang sama. (Antara)
Berita Terkait
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali