Suara.com - Sriwijaya FC kembali harus menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah 0-1 dari Persipura Jayapura dalam lanjutan Liga 1 2018, Selasa (11/11/2018).
Saat melakoni laga tandangnya ke Stadion Mandala, Jayapura, gol tunggal Prisca Womsiwor pada menit 26 membuat tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut masih harus berjibaku untuk menjauhi bayang-bayang zona papan bawah.
Dalam pertandingan itu, kedua tim sama-sama memberikan perlawanan. Hingga 15 menit jalannya pertandingan, serangan demi serangan terus dilancarkan untuk terus mencari celah menembus pertahanan lawan.
Pada menit ke-26, Persipura mampu memecah kebuntuan. Umpan Ian Kabes mampu diterima Womsiwor. Dia kemudian menggocek bola untuk mencari ruang tembak. Tendangan keras dilepaskan Womsiwor lewat kaki kiri dan tak mampu dihadang oleh penjaga gawang SFC, Teja Paku Alam.
Kondisi 1-0 membuat tim berjuluk Mutiara Hitam makin percaya diri untuk terus menekan. Hal itu berlanjut di babak kedua, di mana gempuran Persipura makin ganas.
Persipura yang bernafsu untuk menambah keunggulan berulang kali menggempur pertahanan tim tamu. Sejumlah peluang didapat, di antaranya lewat Elisa Basna, Wanggai, dan pemain pengganti Gunansar Mandowen serta Todd Rivaldo Ferre.
Mendapat serangan itu, SFC tidak tinggal diam. Di menit-menit akhir, formasi serangan dari Esteban Viscara, Beto dan Yogi pun memberikan tekanan ke pertahanan Persipura. Bahkan, pada menit 76, Beto sempat mengancam gawang Persipura. Sayang, tendangan keras penggawa timnas Indonesia itu belum maksimal.
Dengan hasil pertandingan ini, Pelatih Persipura Amilton Silva de Oliviera mengaku puas dengan penampilan anak-anak didiknya. Menurutnya, semua strategi yang direncanakan, mampu diterapkan dengan baik selama di lapangan.
"Tapi Sriwijaya ini tim yang kuat. Mereka terus menekan jika mendapatkan kesempatan, itu yang membuat kita sedikit kewalahan, meski kita seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol," ujarnya usai pertandingan.
Baca Juga: Ini Bocoran Harga Vivo V11 Pro yang Akan Diluncurkan Besok
Sementara, Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit sedikit kecewa dengan hasil yang didapat. Menurutnya, Hyu Yun-Koo dkk masih kurang agresif.
Tak hanya itu, Persipura juga memiliki kecepatan yang sangat baik. Umpan-umpan terobosan yang mereka mainkan, membuat Sriwijaya kesulitan mengembangkan permainan.
"Di babak pertama kita sedikit tertekan. Tapi rotasi pemain yang kita lakukan pada babak kedua cukup memberikan perlawanan. Kita terus berusaha membalas. Anak-anak juga sudah menguasai bola, tapi belum juga membuahkan hasil. Kita sudah memberikan permainan yang maksimal," pungkasnya.
Gagal meraih poin di pekan 21, Sriwijaya FC tertahan di posisi 12 dengan 26 poin. Sedangkan Persipura Jayapura, dengan tambahan tiga poin, tim berjuluk Mutiara Hitam beranjak ke posisi tujuh klasemen sementara Liga 1 2018. (Andhiko Tungga Alam)
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Dekonstruksi Buddy-Cop yang Segar dan Nyeleneh dalam Film 'The Nice Guys'
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jurus Jangka Panjang Pramono Anung Atasi Tawuran: Alihkan Energi Anak Muda ke Olahraga
-
Rice Cooker Cosmos Ada Berapa Ukuran? Ini Daftar Lengkapnya untuk Keluarga Muda dan Pebisnis
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen Lokal Terbaik Tanpa Whitecast dan Efek Kusam sesuai Review