Suara.com - Perseru Serui datang ke markas Bhayangkara FC dengan kondisi kurang ideal. Pasalnya, tim berjuluk Kuda Laut Jingga masih terdampar di posisi 15 klasemen Liga 1 2018 atau satu strip dibawah zona degradasi.
Pertandingan Bhayangkara FC menghadapi Perseru Serui sendiri akan berlangsung Rabu (12/9/2018) di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta.
Melihat kondisi itu, pelatih Perseru Serui, I Putu Gede sadar, timnya tak boleh lagi kehilangan banyak poin. Gede berharap anak asuhnya bisa tampil maksimal dan memberi perlawanan kepada Bhayangkara FC di Stadion PTIK.
"Memang saya di Perseru Serui ini diberikan target untuk finis di papan tengah. Masih ada kesemaptan di 14 pertandingan, intinya kami harus maksimalkan," kata I Putu Gede dalam konferensi pers jelang laga di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (11/9/2018).
Melihat posisi klasemen dan predikat Bhayangkara FC sebagai juara bertahan Liga 1 2017, Putu Gede tak menampik timnya akan menghadapi lawan tangguh.
Selain itu, The Guardian, julukan Bhayangkara FC, yang kini menempati posisi lima klasemen sementara, dianggap Putu Gede punya keuntungan besar, karena akan bermain di kandang sendiri.
"Saya ini baru lihat lapangan juga tadi pagi, saya pikir lapangan PTIK mendukung mereka untuk bermain bagus, karena mereka sudah terbiasa bermain disini. Mereka juga tak terkalahkan disini," kata I Putu Gede.
"Tapi kami dari Perseru Serui akan berusha untuk memberikan perlawanan dan yang penting ciri khas permainan kita besok bisa ditampilkan," tutupnya.
Baca Juga: Ini Pemain Keturunan Indonesia yang Miliki Harga Tinggi di Eropa
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...
-
Samsung Hadirkan Game Changer lewat Galaxy Z Fold8, Ini Harga dan Spesifikasinya
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok