Suara.com - Kapten timnas Indonesia U-23 Hansamu Yama Pranata memastikan dirinya baik-baik saja. Hal itu diungkapkan penggawa Barito Putera itu menyusul kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, Senin (29/10/2018) pagi. Sebagaimana diketahui, pesawat tersebut hilang kontrak 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta dan dinyatakan jatuh di perairan Tanjung Karawang.
Hansamu Yama sebelumnya diduga menjadi salah satu korban, menyusul postingan Hansamu di akun Instagram pribadinya pada Senin pagi sebelum kecelakaan pesawat terjadi.
“Hi Lion, are you okay?” tulis kapten Timnas U-23 tersebut sembari menambahkan emoticon tersenyum dalam pesannya
.Unggahan Hansamu di akun Instagram @hannsamuyama pun ramai diserbu netizen yang memenuhi kolom komentar menanyakan keadaannya.
Tidak terlibat dalam kecelakaan tersebut, Hansamu pun menceritakan maksud dari unggahannya itu lewat Insta story.
"Berita-berita hoaks yang memberitakan saya terlibat dalam insiden jatuhnya pesawat Lion Air pagi tadi, sekali lagi saya tidak apa-apa dan tidak terlibat sama sekali."
"Saya memang sempat memposting snapgram dengan gambar pesawat Lion Air. Saya memang berada di dalam pesawat, tapi itu saya ambil kemarin, waktu akan terbang ke Jakarta."
"Saya memang punya firasat kurang enak hari itu. Saya biasanya kalau naik pesawat jarang main hape, tetapi ingin sekali main dan ambil gambar dari pesawat."
"Terkait gambar itu saya ambil kemarin dan saya posting tadi pagi, bukan kemarin. Ini tanpa sepengetahuan saya kalau ada kecelakaan pesawat pagi tadi."
Baca Juga: Terkuak, Sejumlah Penggawa Persija Jakarta Takut Naik Pesawat
"Dari situlah banyak yang bertanya-tanya kepada saya apakah ada di dalam pesawat Lion Air pagi tadi. Itu tidak benar, mungkin hanya kebetulan saja."
"Sekali lagi saya meminta maaf atas berita hoaks yang membuat semua orang bertanya-tanya. Memang kemarin ada firasat kurang enak. Alhamdulillah saya tidak ada masalah apa-apa."
Sebagaimana diketahui, pesawat Lion Air JT610 lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada pukul 6.20 WIB. Bandara itu hilang kontak sekira pukul 6.33 WIB saat pesawat baru mengudara 10 menit hingga akhirnya ditemukan terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Pesawat tersebut diketahui mengangkut 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi, dua Pilot dan enam pramugari. Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.
Berita Terkait
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Instagram Exclusive Artis: Saat Parasocial Relationship Jadi Ladang Bisnis
-
Menggugat Filter Dysmorphia TikTok dan Instagram yang Merampas Percaya Diri
-
Gampang Banget, Begini Cara Bikin Caption Berbeda di Tiap Foto Carousel Instagram
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan