Suara.com - Keinginan Komisi Disiplin PSSI untuk memanggil penggawa Sriwijaya FC untuk meminta keterangan terkait dugaan pengaturan skor yang dilakukan oknum mafia sepakbola di Indonesia, ditanggapi positif oleh pihak manajemen.
Manajemen klub berjuluk Laskar Wong Kito ini mengaku siap memenuhi panggilan tersebut. Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat mengatakan, pihaknya siap mengungkap identitas para pelaku mafia bola yang berupaya melakukan pengaturan skor dengan cara menyuap kepada pemain, termasuk Kapten Sriwijaya FC Yu Hyun Koo beberapa waktu lalu.
"Dipanggil [Komdis PSSI] gak masalah. Kalau perlu, disampaikan semua yang masuk di kita," ungkap Ucok, di Palembang, Jumat (7/12/2018).
Dirinya mengaku sudah mendapatkan undangan dari PSSI untuk memberikan keterangan terkait isu yang mulai berembus beberapa hari lalu. Sejak Yu Hyun Koo membeberkan dalam keterangan pers, mengaku pernah ditawari uang sebesar Rp 400 juta dari orang yang diduga mafia bola untuk 'mengatur skor' sejak laga melawan Bhayangkara FC.
Namun, sejak pernyataan pria asal Korea Selatan tersebut mengemuka, Ucok berujar, ada beberapa media massa yang memutarbalikkan pernyataan Hyun Koo dan menyebutkan bahwa tawaran tersebut datang dari pihak Arema FC yang akan dihadapi oleh Sriwijaya FC pada pekan pamungkas, Minggu (9/12) mendatang.
Selain untuk mengungkapkan identitas terduga mafia bola tersebut, Ucok mengaku ingin memberikan klarifikasi terkait berita bohong tersebut.
"Sekalian, sehubungan dengan berita di medsos itu. Rencananya tanggal 6 Desember ini [ke PSSI]. Tapi berhubung saat ini saya masih di Madinah menuju Mekah, dengan menyesal tidak dapat hadir. Tapi saya akan segera hadir pada kesempatan pertama," ujar dia.
Sementara itu, Asisten Manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris mengaku merasa terganggu sejak beberapa pekan terakhir setelah Yu Hyun Koo melaporkan kepada manajemen tentang adanya mafia bola yang mencoba menyuap untuk mengatur skor.
Untuk itu pihaknya siap memenuhi panggilan Komdis PSSI untuk mengungkapkan fakta dan kronologis dugaan percobaan pengaturan skor tersebut.
Baca Juga: Simeone Capai 400 Laga Bersama Atletico Madrid, 210 Clean Sheet!
"Kita siap. Ini juga harus dijelaskan. Yu Hyun Koo juga siap kasih keterangan. Nanti manajemen pasti akan mendampingi, jika bukti sudah lengkap. Biar PSSI kerja melanjutkan prosesnya," pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas