Suara.com - Real Madrid memetik hasil buruk di matchday pamungkas Grup G Liga Champions 2018/2019, Kamis (13/12/2018) dini hari WIB tadi. Bagaimana tidak, bermain di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, El Real dipermalukan klub Rusia, CSKA Moskow dengan skor mencolok 0-3!
Pelatih kepala Real Madrid, Santiago Solari pun mengaku bertanggung jawab penuh atas kekalahan telak ini setelah ia menurunkan tim lapis kedua.
Sebagai informasi, ini merupakan kekalahan terbesar terbesar Real Madrid di Santiago Bernabeu sepanjang sejarah Liga Champions.
Well, Real Madrid sendiri memang sudah menyegel kelolosan ke babak 16 besar sebelum laga melawan CSKA ini. Bahkan, Los Blancos sudah memastikan status juara Grup G.
Karena itu, Solari pun memiliki kesempatan untuk menurunkan sederet pemain muda yang relatif kurang berpengalaman di pentas Eropa. Namun, kekalahan telak ini tetap saja memalukan meski Real Madrid tampil dengan ‘Tim B’ mereka.
Solari sendiri mengakuI jika pasukannya “tidak tangguh di setiap area” pada laga dini hari tadi.
“Saya sedih karena hasilnya. Saya tahu kami mengambil risiko (dengan menurunkan banyak pemain lapis kedua),” ucap Solari seperti dilansir football-espana.
“Pertandingan ini bisa menjadi berbeda, karena tergantung pada kekuatan. Namun, faktanya kami memang tidak kuat di area mana pun malam ini,” sambungnya.
“Saya tidak suka penampilan kami di babak kedua. Yang pasti, saya harus bertanggung jawab atas tim yang saya turunkan dan permainan yang kami tampilkan dengan banyak pemain muda,” ujar Solari.
Baca Juga: Soal Undian Babak 16 Besar, Mourinho: Saya Sering Tak Beruntung!
“Tapi, bagaimanapun ini membantu kami memberikan mereka pengalaman dan mereka memang membutuhkannya. Ya, para pemain muda ataupun mereka yang kembali dari cedera,” tandas entrenador berusia 42 tahun itu.
Berita Terkait
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?