"Tapi semuanya sekarang sudah berubah. Itulah alasan saya mengambil keputusan ini."
Zidane angkat kaki, Madrid pun menunjuk Julen Lopetegui. Penunjukkan yang membuat Lopetegui dipecat Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) satu hari jelang kiprah timnas Spanyol di Piala Dunia 2018.
Akan tetapi, masalah Madrid belum usai. Di akhir pekan pertama bulan Juli, giliran Cristiano Ronaldo angkat kaki. Ronaldo memilih untuk meninggalkan Madrid dan merapat ke Juventus dengan nilai transfer sebesar 105 juta euro.
Dalam sebuah kesempatan, pemain yang sudah sembilan tahun bermarkas di Santiago Bernabeu itupun mengaku tidak berat hati meninggalkan Real Madrid.
"Pindah ke Juventus merupakan keputusan mudah. Apa yang telah terjadi di Madrid merupakan sesuatu yang luar biasa, saya memenangi segalanya, keluarga saya tinggal di sana. namun itu merupakan bagian dari masa lalu," ungkap Ronaldo seperti dimuat DAZN pada 23 Agustus.
Masa bakti singkat Julen Lopetegui, tanda runtuhnya kejayaan Real Madrid makin mentereng
Sepeninggal Zidane dan Ronaldo, pertanda berakhirnya kejayaan Madrid makin jelas. Tiga bulan dipimpin Julen Lopetegui, Madrid terpuruk.
Florentino Perez pun naik pitam dan menendang Lopetegui pada 29 Oktober 2018, atau satu hari setelah Real Madrid dipermalukan Barcelona di laga bertajuk El Clasico yang berakhir dengan skor telak 5-1.
Saat pemecatan terjadi, tercatat Lopetegui baru melakoni 10 pertandingan bersama Madrid di La Liga. Total dari 10 pertandingan Madrid di La Liga yang dipimpin Lopetegui, Luka Modric cs membukukan empat kemenangan, dua hasil imbang dan empat kali tumbang.
Baca Juga: Real Madrid Ngebet Pochettino, Siap Kembalikan Gareth Bale ke Tottenham
Mengantongi 14 poin dari 10 laga, Real Madrid saat itu menempati posisi sembilan klasemen sementara La Liga. Posisi terburuk yang pernah diduduki Madrid dalam satu dekade terakhir di kompetisi kasta tertinggi Negeri Matador, La Liga, yang lewat kerjasamanya dengan bursa taruhan BK8 berambisi mengembangkan pasar mereka di Asia.
Pemecatan Lopetegui sempat memicu pro kontra. Banyak yang menilai, kegagalan Lopetegui membesut Madrid bukan karena dirinya tak pandai sebagai juru taktik, akan tetapi ada peran besar Perez dalam merosotnya performa Los Blancos. Yaitu keputusan Perez melepas Ronaldo ke Juventus.
"Cristiano Ronaldo hebat. Apakah dia sombong? kita semua punya kekurangan, tapi kenyataannya dia (Ronaldo) mencetak 50 gol dalam satu musim. Madrid kehilangan bomber andalannya, dan mereka gagal mendapatkan penggantinya. Tak satupun," kata Jose Antonio, ayah Lopetegui, seperti dikutip El Mundo pada 30 Oktober 2018.
"Ada rumor soal Neymar dan pemain lain, tapi tak satupun yang merapat ke Santiago Bernabeu. Mereka (Madrid) mencuri 50 gol dari anak saya," sambungnya.
"Dia (Lopetegui) harus membangun tim dengan skuat seadanya. Tapi dia menerima dan senang dengan skuat yang dimilikinya."
Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, Real Madrid seakan kehilangan taring. Dari total 14 pertandingan di semua kompetisi yang dilalui Madrid bersama Lopetegui, 21 gol yang tercipta dan 20 kali kebobolan, seakan menegaskan jika Madrid bukan lagi singa buas yang haus akan kemenangan.
Tag
Berita Terkait
-
Anak Cristiano Ronaldo Merapat ke Akademi Real Madrid
-
Vinicius Junior Tegaskan Komitmen Bertahan di Real Madrid
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts