Suara.com - Bali United melaju ke babak 16 besar Piala Indonesia. Hal itu dipastikan setelah Bali United meraih kemenangan telak 4-0 atas Blitar United FC pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia.
Pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (1/2/2019) malam, Bali United sudah menekan sejak "kick off" babak pertama yang dipimpin wasit Abdul Rahman.
Pemain Bali United terus melakukan serangan ke area pertahanan lawan. Serangan yang dilancarkan Melvin Platje gagal diantisipasi kiper Blitar United, Tri Windu Anggono, sehingga dengan mudah membobol gawangnya di menit ke-8.
Pemain tuan rumah pun terus melakukan gempuran ke area pertahanan lawan. Umpan bola panjang pun terus digencarkan para pemain Bali United, lewat tendangan Irfan Bachdim pada menit ke-14 sukses menggandakan keunggulannya menjadi 2-0.
Kedua tim beradu strategi untuk melancarkan serangannya, namun Blitar United tak mampu memperkecil ketertinggalan, bahkan hingga turun minum babak pertama, tim berjuluk "Laskar Tridatu" tetap memimpin 2-0.
"Kick off" babak kedua, para pemain Blitar United kembali mencoba strategi baru dengan melakukan serangan kombinasi tendangan bola jarak jauh. Namun, serangan itu pun dapat dihadang oleh anak asuh Alessandro Stefano tersebut.
Memasuki menit ke-50, tanpa sengaja pemain Blitar melakukan kesalahan di kotak penalti, sehingga terjadi tendangan penalti oleh pemain Bali United Iliji Spasojevik.
Permainan semakin seru, ketika para pemain di bawah kapten Yoga Eka Fermansyah Hera menambah daya gedornya, namun lagi-lagi serangan Blitar United kembali dimentahkan tuan rumah.
Tidak berselang lama, lagi-lagi pemain Blitar United melakukan kesalahan di kotak penalti dan wasit menunjuk titik putih. Iliji Spasojevik yang dipercaya mengeksekusi penalti dengan mudah membobol gawang Blitar United.
Skor pun berubah menjadi 4-0 pada menit ke-87. Dan, hingga pertandingan berakhir, skuat besutan Stefano Cugurra Teco ini tetap unggul 4-0. (Antara)
Berita Terkait
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United
-
Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan