Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung Miljan Radovic mengaku puas dengan hasil pemusatan latihan yang diikuti anak asuhnya di Batam selama sepekan kemarin. "Kemarin di Batam luar biasa," ucap Radovic setibanya di Bandung, Senin (1/4/2019), petang.
Menurutnya, pemusatan latihan itu membawa suasana baru bagi anak asuhnya. Sebelumnya, Dedi Kusnandar dan kolega selalu berlatih di Bandung, tapi dalam pemusatan latihan suasana tempat latihan baru tentu membuat semangat penggawa Persib berbeda.
"Kita punya kondisi untuk latihan, dan itu bagus kalau kita bisa pakai semua dari rencana dan ada satu pertandingan itu bagus latihan kemarin," tukas Radovic.
Meski begitu, Radovic masih berencana melakukan sekali lagi pemusatan latihan yang kemungkinan besar akan dilakukan pada minggu berikutnya. "Kita di Bandung tujuh hari, lalu melakukan satu pertandingan (uji coba), nanti setelah itu kita lihat bagaimana. Saya berharap TC lagi," bebernya.
Selain itu, pelatih berpaspor Montenegro ini berencana melakukan pertandingan uji coba melawan tim kuat menjelang digulirkannya kompetisi Liga 1 pada awal Mei 2019, mendatang. Maklum, di akhir pemusatan latihan di Batam kemarin, Persib hanya melakoni uji coba melawan tim amatir Ewako Batam.
"Harus lihat dulu bagaimana, gimana atau kalau bisa siap main dengan lawan kuat kita lihat bagaimana. Itu setelah pertengahan April kita cari lawan yang kuat," jelasnya.
Persib menang telak 11-0 melawan Ewako Batam dalam laga uji coba di Batam, Minggu (31/3/2019), kemarin. Radovic tidak mempermasalahkan kualitas lawannya berada jauh di bawah kemampuan anak asuhnya. Terpenting, kata dia, anak asuhnya bisa menerapkan taktik dan strategi yang diusung Radovic.
"Tidak apa-apa soal hasil. Kita lihat kondisi kita, lihat taktik kita, lihat bagaimana permain bisa ambil, baru taktik dan yang lainnya. Hasil itu tidak penting untuk saat ini," tukasnya.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Prediksi PSM Makassar vs Kaya FC di Piala AFC 2019
Berita Terkait
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Pelatih Persib Beri Peringatan Tegas untuk Mariano Peralta: Jangan Beraksi Sendirian
-
Akademi Persib Kembali ke Final Gothia Cup 2026, Putri Tangsel City Ukir Sejarah
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
-
Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun