Suara.com - Persebaya gagal memberikan kado spesial berupa kemenangan HUT ke-726 Kota Surabaya, usai hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tamunya, PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019) malam.
Atas hasil mengecewakan ini, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman pun menghaturkan permintaan maafnya. Terlebih Persebaya selalu gagal meraih kemenangan pada tiga pekan awal Liga 1 2019, dengan torehan satu kekalahan dan dua hasil seri.
"Maaf, kami gagal lagi di pertandingan kandang kedua karena kembali bermain imbang," tutur pelatih yang akrab disapa Djanur itu seperti dilansir Antara.
Persebaya sejatinya unggul lebih dahulu pada laga tadi malam via Osvaldo Haay di menit 28. Sayang, gol balasan tim tamu yang dilesakkan Septian David Maulana pada menit 74 merusak asa Persebaya meraih tiga poin.
Hasil seri ini, disebut Djanur sama dengan kekalahan. Terlebih Persebaya bermain dihadapan puluhan ribu Bonek Mania, yang tak pernah berhenti memberikan dukungan dan semangat kepada para pemain.
"Ini adalah kerugian dan banyak yang masih harus dibenahi. Evaluasi tak hanya kepada satu atau dua pemain, tapi secara keseluruhan," ucap Djanur.
Kendati gagal memberikan kemenangan, eks pelatih Persib dan PSMS Medan itu mengucapkan selamat HUT kepada Kota Surabaya, yang diperingati setiap 31 Mei.
"Tiga poin seharusnya menjadi kado spesial. Kami ucapkan selamat kepada Kota Surabaya, tapi maaf tak bisa memberi hasil terbaik," sesal Djanur.
Berita Terkait
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur