Suara.com - Jual beli serangan tersaji di sepanjang 45 menit babak pertama leg pertama babak semifinal Piala AFC 2019 tersaji di Go Dau Stadium, Rabu (19/6/2019), saat Becamex Binh Duong menjamu PSM Makassar.
Meski sama-sama tampil menekan, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan sementara harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Jalannya Pertandingan
Bertandang ke Go Dau Stadium, PSM terlihat bermain sangat hati-hati di awal laga. Bermain dengan tempo lambat, para pemain PSM mencoba untuk mencari celah demi merangsek ke pertahanan Becamex.
Memasuki menit ke-5, Guy Junior mencoba menembus pertahanan tuan rumah dari sisi kanan lapangan. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan pemain lawan.
Becamex yang berbalik mengancam mendapat peluang lewat set piece di menit sembilan. Tendangan bebas yang dieksekusi Victor Mansaray sempat memicu kemelut di kotak penalti PSM. Beruntung bagi tim besutan Darije Kalezic, bola liar berhasil dibuang Aaron Evans sebelum sempat disambar pemain tuan rumah.
Menyambut umpan silang Wiljan Pluim, Zulham Zamrun nyaris mengubah papan skor di menit 13. Sayang bola hasil tandukkan Zulham off target.
Enam menit berselang, tekanan kembali dilancarkan PSM. Lewat eksekusi set piece, bola dilepaskan Marc Klok ke depan gawang Becamex namun tak satupun pemain PSM yang datang menyambut.
Jual beli serangan antara kedua tim terjadi di sepanjang laga. Seperti halnya PSM, lewat sisi kanan lapangan Becamex mencoba meruntuhkan pertahanan tim tamu.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Becamex Binh Duong vs PSM Makassar di Piala AFC 2019
Saling ancam, namun kedua tim harus puas menutup babak pertama tanpa gol.
Susunan Pemain
Becamex Binh Duong (4-4-2): Bui Tan Truong; Ho Tan Tai, Nguyen Thanh Long, Nguten Anh Tai, Ali Rab; Victor Mansaray, Nguyen Trong Huy, To Van Vu, Dinh Hoang Max; Wander Luiz, Nguyen Anh Duc.
Pelatih: Thanh Son Nguyen
PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi; Wiljan Pluim, Rizky Pellu, Marc Klok; Zulham Zamrun, Rahmat, Guy Junior.
Pelatih: Darije Kalezic
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun