Suara.com - Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan mengaku merasa bertanggung jawab setelah pemainnya Manahati Lestusen tidak dipanggil memperkuat timnas Indonesia.
Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy tidak menyertakan nama Manahati untuk dua laga uji coba internasional melawan Yordania dan Republik Vanuatu, karena masalah indisipliner.
Ya, Manahati memang melakukan sikap kurang terpuji di ajang Piala Presiden 2019. Sang pemain menanduk pemain Persebaya Surabaya, Muhammad Hidayat, Maret 2019 lalu.
Karena itulah McMenemy tidak menyertakan Manahati. RD sapaan akrab Rahmad Darmawan selaku pelatihnya di Tira-Persikabo sepakat dengan tindakan yang dilakukan oleh McMenemy itu.
McMenemy memang dikenal sebagai pelatih yang tidak menyukai pemain yang emosional. Juru taktik asal Skotlandia itu lebih senang dengan pemain yang memiliki perilaku baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Saya sangat setuju dengan Simon McMenemy dan itu menjadi pelajaran untuk pelatih juga karena apa yang dilakukan pemain di lapangan tidak luput dari pelatih. Saya waktu itu marah dengan pemain bahkan waktu saya mengeluarkan pernyataan kepada pemain dan manajemen saya sudah katakan, bahwa target Tira-Persikabo, kalau tahun ini tidak jadi juara, kami bisa mendapatkan tim fair play," kata RD di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (19/6/2019).
"Artinya semua pemain harus tahu tujuan kami itu. Maka mereka (pemain) harus bisa mengaplikasikannya di lapangan," tambah mantan pelatih Persija Jakarta itu.
RD menambahkan sikap anak asuhannya sudah mulai membaik. Hal itu terlihat dari tiga awal yang sudah dijalani di Liga 1 2019.
"Semua lihat, kan kemarin kami tidak ada hal-hal yang dilakukan tidak baik lagi oleh pemain. Sudah tiga pertandingan sama sekali tidak ada hal negatif yang dilakukan," ujarnya.
Baca Juga: Terharunya Simon McMenemy Bawa Indonesia Menang Besar di SUGBK
"Itu yang akan terus kami perbaiki dalam setiap pertandingan. Bagaimanapun di depan nama Persikabo itu ada nama Tira, itu yang harus kita jaga juga," ungkapnya.
Berita Terkait
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
-
Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir
-
KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut
-
Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
4 Zodiak Paling Beruntung dan Makmur Sepanjang Agustus 2026, Ada Gemini dan Leo
-
Hutan Bukan untuk Tentara, YLBHI Cemas Pembangunan BTP TNI Picu Kerusakan Alam
-
Changan Nevo Q05 Meluncur di GIIAS 2026 Harga Mulai Rp 300 Jutaan
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
SPBUN-SGN Temui Dasco, Apresiasi DPR Fasilitasi Mediasi Buruh dengan Manajemen