Suara.com - Tira-Persikabo mengusung misi bangkit setelah dikalahkan oleh Bali United pada pekan ke-14 Liga 2019 lalu. Kekalahan tersebut menggeser Tira-Persikabo yang sebelumnya berada di puncak klasemen.
Pada pekan ke-15 ini, Laskar Pajajaran—julukan Tira-Persikabo—bertekad kembali merebut posisi puncak dari Bali United.
Namun, dengan catatan harus bisa mengalahkan PSS Sleman yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (19/8/2019).
Ini menjadi kesempatan yang bagus bagi Ciro Alves dan kawan-kawan. Sebab, Bali United akan melawan Madura United yang saat ini menghuni posisi tiga klasemen.
Namun, Tira-Persikabo tidak boleh lengah. Elang Jawa—julukan PSS Sleman—punya rekor yang cukup bagus ketika melakoni laga away.
Pada tiga laga terakhir, PSS berhasil membawa pulang poin penuh dua kali, serta sekali imbang.
Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan telah meminta anak asuhannya fokus di pertandingan nanti.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu mengaku telah menyusun skema yang bagus untuk meladeni permainan PSS.
"Kami akan menyusun skema yang baik dan ideal karena kami kawan melawan tim yang kuat seperti PSS," kata Rahmad.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Pekan ke-15 Liga 1 2019, 19-20 Agustus
"Kondisi pemain setelah kalah kemarin, dari sisi mental sudah mulai pulih. Tak ada kendala dan beberapa pemain yang cedera sudah sangat jauh membaik dari kondisi sebelumnya," tambahnya.
Sementara PSS Sleman bertandang ke Bogor dengan kabar kurang bagus. Beberapa pemain andalan mereka harus absen di pertandingan kali ini.
Antara lain Asyraq Gufron, dan trio pemain asing Alfonso De La Cruz, Guilherme Felipe de Castro, dan Brian Ferreira.
Tak sampai di situ, kapten tim Bagus Nirwanto dan bek senior Purwaka Yudi juga masih dibekap cedera.
Pelatih Seto Nurdiantoro pun menyadari bakal menjadi pertandingan yang berat bagi PSS menghadapi Tira-Persikabo.
Menurut Seto, meski tidak ada yang mengunggulkan, Tira-Persikabo jadi kandidat juara pada musim ini.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub