Suara.com - Pelatih timnas Indonesia Simon McMenemy tidak mau menjanjikan kemenangan saat tim Garuda menghadapi Malaysia di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (4/9/2019).
Ini menjadi pertandingan pertama skuat Garuda di kualfikasi Piala Dunia 2022. Selain Malaysia, timnas Indonesia yang tergabung di Grup G juga akan berhadapan dengan Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.
"Sulit bagi saya untuk berjanji, tapi saya pastikan 25 pemain ini sudah sangat siap dan mereka memiliki motivasi luar biasa untuk bertanding di pertandingan besok," kata Simon McMenemy dalam jumpa pers jelang pertandingan, Rabu (4/9/2019).
Pelatih asal Skotlandia itu juga meminta dukungan dari suporter untuk melecut semangat para pemain. Karena menurutnya, dukungan suporter penting dalam perjuangan timnya di SUGBK.
McMenemy sendiri membeberkan pengalaman pribadinya ihwal peran suporter. Ketika dirinya masih menukangi timnas Filipina di ajang Piala AFF 2010 silam, McMenemy merasakan hebatnya dukungan suporter Indonesia yang membuat mental pemain timnya saat itu runtuh.
"Dulu saat saya melatih timnas Filipina, saya punya pengalaman bermain di stadion ini (SUGBK). Saya merasa ketika dalam ruang ganti seperti terguncang karena semua suporter loncat dan membuat kegaduhan ketika memberikan dukungan," aku McMenemy.
"Bahkan, ketika memberikan intruksi kepada pemain dalam ruang ganti itu sangat sulit. Debu-debu sampai jatuh dari atap. Sekarang masalahnya adalah bagaimana tim itu harus fokus," jelasnya.
"Tetapi beruntung saya sudah sempat merasakan atmosfer menjadi lawan timnas Indonesia di SUGBK pada tahun 2010. Di mana jika itu terjadi kembali, semua bergemuruh untuk meneriakkan dukungannya bagi timnas Indonesia, dukungan tersebut akan menjadi keuntungan bagi kami," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Hadapi Indonesia, Timnas Malaysia Dapat Pesan dari Legenda
Berita Terkait
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Siapa yang Lebih Tinggi? Mitchell Baker Unggul Tipis dari Elkan Baggott
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga