Suara.com - Hingga pemusatan latihan hari kelima timnas Indonesia U-19, Senin (30/9/2019) Mochammad Supriadi belum juga menunjukkan batang hidungnya. Supriadi diketahui masih berada di klubnya Persebaya Surabaya.
Pelatih timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini sejatinya telah memberikan tenggat waktu kepada Supriadi untuk telat bergabung hingga Sabtu (28/9/2019). Namun, Persebaya meminjam sang pemain untuk kepentingan di Liga 1 2019.
Fakhri Husaini mengaku tidak seharusnya pemain berusia 18 tahun tersebut dibebani main di tim utama. Meski ada hal positif yang didapatkan dari Supriadi setelah bermain di tim utama.
"Ini anak (Supriadi) usianya 18 tahun. Buat saya agak gimana, saya tidak mau ikut mencampuri urusan internal Persebaya. Tapi Supri itu pemain bagus, tapi perlu waktu untuk jadi andalan di tim senior," kata Fakhri Husaini di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (30/9/2019).
Supri, sapaan akrab sang pemain memang kerab dimainkan di tim utama. Beberapa kali, ia turun bermain seperti saat melawan Persija Jakarta pada 24 Agustua 2019 lalu sebagai pemain pengganti.
Meski mengapresiasi keberanian Persebaya mempromosikan Supri ke tim utama ada hal yang jadi sorotan Fakhri Husaini. Ia ingin agar Persebaya tahu waktu kapan yang tepat untuk Supri bermain.
"Apa yang dilakukan Persib terhadap Beckham (Putra), perlu diapresiasi. Tapi, Persib tahu kapan dia harus mainkan Beckham," tambah Fakhri.
"Tapi, ini jangan salah ya, saya khawatir kalian salah tulis. Seolah-olah saya menghambat Supri untuk main di senior Persebaya. Seperti saya katakan, Supri pemain bagus, bahwa dia dipromosikan, buat saya tak masalah. Tapi kapan dia musti diturunkan dan jangan dia yang usia 18 tahun itu jadi andalan tim senior," ungkapnya.
Lebih lanjut, pemain PKT Bontang ini berharap Supri lekas bergabung ikut pemusatan latihan. Baginya, Supri cukup penting di skuat Garuda Nusantara.
Baca Juga: Jelang Turnamen di China, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Panggil 30 Pemain
"Saya berharap Supri datang hari ini, karena buat saya penting semua pemain memenuhi panggilan timnas. Dia harus respek dengan teman-temannya yang lain, klub harusnya memperhatikan itu."
"Ini bukan (timnas) senior. Kalau senior mungkin mereka bisa berdalih, seperti mengganggu kompetisi dan lain-lain. Supri tak bisa hadir karena memperkuat senior buat saya agak susah, saya berharap Supri hari ini bisa gabung."
"Karena Persib pun lepas Beckham. Beckham jauh lebih dulu jadi pemain senior di Persib. Harusnya klub-klub yang lain juga memberikan rasa hormat ke timnas U-19," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Soft Life Makin Populer: Saat Gen Z Lebih Pilih Hidup Tenang dan Seimbang
-
Bedak Shade Light Beige Cocok untuk Warna Kulit Apa? Ini 5 Rekomendasinya dari Produk Lokal
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah