Suara.com - Sukses meredam perlawanan Inter Milan di Camp Nou pada 3 Oktober lalu, tengah pekan ini Barcelona akan melakoni laga tandang di matchday ketiga Grup F Liga Champions.
Kamis (24/10/2019) dini hari WIB, Barcelona akan bertandang ke Sinobo Stadium markas Slavia Praha.
Di atas kertas, Barcelona yang unggul materi pemain dan pengalaman di kompetisi kasta tertinggi benua biru, lebih diunggulkan. Akan tetapi, pelatih Barcelona Ernesto Valverde tak ingin jemawa.
Menurut pelatih berusia 55 tahun itu, Slavia adalah tim berbahaya. Tim yang mampu menahan imbang tim sekelas Inter Milan.
"Kami akan menghadapi lawan hebat yang telah menunjukkan kemampuan mereka di dua pertandingan Liga Champions sebelumnya. Mereka bukan tim yang gemar bertahan melainkan komitmen dengan permainan menyerang," kata pelatih Barcelona Ernesto Valverde seperti dimuat UEFA.com.
"Mereka memeragakan permainan yang kaya dengan pergerakan dan pertandingan ini penting bagi kedua tim," tambahnya.
"Mereka adalah tim yang berbahaya. Anda bisa melihatnya ketika mereka menghadapi Inter Milan. Di pertandingan itu mereka mendominasi."
"Orang berpikir kami adalah tim favorit, tapi mereka lupa jika pertandingan ini adalah 11 melawan 11. Mereka tangguh, dan kami wajib kerja keras."
Sementara itu di kubu Slavia Praha, jelang pertandingan kontra salah satu tim terbaik di Eropa, pelatih Jindrich Trpisovsky terlihat sangat tenang dan penuh percaya diri.
Baca Juga: Chelsea Hadapi Ajax, Benarkah Frank Lampard Takut?
Trpisovsky mengaku timnya sudah siap dan tidak sabar untuk menjajal kekuatan tim bertabur bintang seperi Barcelona.
"Biarkan mereka (Barcelona) mengerahkan pemain-pemain terbaik mereka. Ini adalah even besar. Pertandingan yang kami sangat tunggu-tunggu," ungkap Trpisovsky.
"Selama ini kami menyaksikan mereka berlaga melalui layar kaca, bahkan para pemain saya memilih mereka saat bermain PlayStation. Mempersiapkan pertandingan ini menjadi lebih mudah, karena kami mengenal permainan mereka dengan sangat baik."
Mengantongi empat poin dari dua pertandingan, Barcelona saat ini menempati posisi dua klasemen sementara Grup F. Sementara Slavia Praha yang imbang di laga pertama dan tumbang di laga kedua, menempati posisi juru kunci.
Berita Terkait
-
Rekor Bursa Transfer LaLiga 2026 Ditutup: Siapa Raja Belanja Musim Ini?
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Ucapkan Selamat Tinggal untuk Liga Champions
-
Cara Cerdas Nabung Sambil Dapat Benefit Eksklusif Klub, Khusus Nasabah BRI!
-
BRI Bagi-Bagi Hadiah Eksklusif untuk Penggemar FC Barcelona
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah