Suara.com - Ronaldinho kini sedang menjalani hukuman di Paraguay. Eks bintang Barcelona itu dipenjara bersama sang kakak, Roberto de Assis akibat menggunakan paspor palsu saat berada di negara tersebut.
Yang cukup mengejutkan, Ronaldinho dikabarkan mendapatkan fasilitas bak hotel mewah di dalam penjara. Berbagai perlakuan spesial pun didapatkan, mulai dari kamar tidur yang besar hingga kebebasan melakukan kegiatan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh mantan pemain Timnas Paraguay, Nelson Cuevas. Keduanya sempat bertemu dan diabadikan dalam swafoto yang diunggah di akun Twitternya.
''Dibandingkan dengan lembaga pemasyarakatan lainnya, ya (jelas berbeda). Tapi bukan itu yang biasa dia lakukan, '' ujar Cuevas, dilansir dari The Sun.
''Tempatnya besar dan dia juga bisa bermain sepakbola. Dia bersama saudaranya di kamar dengan dua tempat tidur,'' tuturnya menambahkan.
Perlakukan istimewa yang didapat Ronaldinho juga turut diakui oleh Menteri Dalam Negeri Paraguay, Euclides Acevedo. Ia mengungkapkan bahwa peraih gelar Ballon d'Or 2005 itu tak seperti berada penjara tetapi seperti hampir sebuah hotel.
Cuevas menambahkan, Ronaldinho memiliki kondisi yang relatif enak di balik jeruji. Legenda sepak bola Brasil itu ditahan di ruang khusus, tempat orang-orang terkenal dipenjara dan dipisahkan dari para tahanan lainnya.
Kendati demikian, Cuevas tak menampik bahwa Ronaldinho kini sedang dalam kondisi terpuruk. Eks penggawa AC Milan itu ingin segera keluar dari penjara.
''Dia sedih. Ia ingin segera bisa keluar. Dia sedih karena situasinya. Pengacaranya menangani sisanya. Saya harap dia bisa segera keluar dari sana,'' ungkap Cuevas, yang pernah bermain di Piala Dunia 2002 itu.
Baca Juga: Ronaldinho Main Futsal di Penjara, Cetak Lima Gol dan Enam Assist
Sementara itu, Ronaldinho teracam hukuman penjara selama enam bulan akibat kasus pemalsuan paspor. Sebuah hukuman yang cukup pelik bagi nama besar seperti Ronaldinho.
Berita Terkait
-
The Shawshank Redemption: Kisah Harapan dan Kebebasan di Balik Jeruji Penjara
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen