Suara.com - Bek kanan senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan merasa tidak masalah jika dirinya menjadi pemain pelapis di skuat berjuluk Macan Kemayoran di Liga 1 2020 ini.
Menurut pemain berusia 40 tahun itu, saat ini Persija memiliki pemain-pemain baru bagus yang bisa mengisi sisi kanan pertahanan yaitu Marco Motta dan Alfath Fathier.
"Dengan adanya Motta dan Alfath, saya tidak lagi kelelahan," kata Ismed Sofyan seperti dikutip Antara dari laman resmi Liga Indonesia, Kamis (19/3/2020)
"Dan situasi ini baik karena semakin banyak pemain berkualitas bagus. Masa dari dahulu saya terus yang bermain. Kini saya jadi 'back up' keduanya sudah cukup,” ujarnya.
Ismed Sofyan sendiri belum pernah bermain untuk Persija di musim 2020 setelah kerap menjadi andalan Macan Kemayoran di tahun-tahun sebelumnya. Di musim 2019, dia mencatatkan 17 penampilan di Liga 1.
Nama Ismed bahkan tidak masuk dalam daftar pemain skuat asuhan pelatih Sergio Farias di dua pertandingan awal Persija di Liga 1 2020 yaitu menghadapi Borneo FC dan Bhayangkara FC.
Meski demikian, Ismed menegaskan bahwa dirinya tetap berada di tim sebagai pemain karena kontraknya masih tersisa sampai tahun 2021.
"Saya menghormati kontrak saya,” tutur pria asal Aceh tersebut.
Walau masih berstatus pemain aktif, Ismed Sofyan sudah tercatat sebagai salah satu pelatih muda di Persija Jakarta dan mengantongi lisensi B AFC.
Baca Juga: Virus Corona Mewabah, Shin Tae-yong Pilih Bertahan di Indonesia
Pada Februari sampai awal Maret 2020, Ismed bersama dua pelatih Persija lain yatu Ilham Ralibi dan Ferdiansyah mengikuti pelatihan di akademi klub La Liga Spanyol, Deportivo Alaves di Spanyol.
Selain para juru taktik, Persija ketika itu juga memberangkatkan dua pemain belia yakni Muhammad Uchida (Persija Jakarta U-18) dan Resha Aditya (Persija Jakarta U-16) ke Deportivo Alaves.
Persija Jakarta saat ini menduduki peringkat kesembilan klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2020 dengan mengoleksi empat poin dari dua laga.
Berita Terkait
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United