Suara.com - COO Bhayangkara FC Sumardji memiliki harapan agar pengganti Ratu Tisha Destria sebagai sekjen PSSI harus lebih baik lagi. Apalagi, kompetisi sedang terhenti karena adanya wabah corona.
Sebagaimana diketahui, Ratu Tisha telah mengundurkan diri pada Senin (13/4/2020). Tisha menyampaikan pengunduran dirinya sebagai sekjen melalui akun Instagram pribadi miliknya @ratu.tisha.
Sumardji yakin PSSI sudah punya kandidat untuk menjadi sekjen. Oleh karena itu, ia selalu mendukung apapun yang diputuskan oleh PSSI.
"Tentunya PSSI ke depan supaya bisa merekrut Sekjen yang lebih bagus lagi dari Tisha dan juga bisa membuat sepak bola Indonesia semakin berkembang, semakin maju, terlebih disaat bangsa Indonesia dilanda pandemi COVID-19," kata Sumardji.
"Besar harapan kami semua PSSI ke depan entah siapa yang menjadi sekjen semakin dipercaya masyarakat dan semakin berprestasi baik nasional maumpun internasional," jelasnya.
Sekedar informasi tambahan, Tisha merupakan sekjen pertama perempuan sejak PSSI berdiri. Ia terpilih saat kepemimpinan Edy Rahmayadi tepatnya pada tahun 2017.
Alumni Fakultas Matematika itu menggantikan Ade Wellington yang juga mundur dari jabatannya sebagai sekjen.
Selama berkarier di PSSI, perempuan asal Banten itu terlibat dalam pelaksanaan kompetisi usia muda, yaitu Elite Pro Academy Liga 1 U-16, U-18, U-20 dan Liga 1 Putri.
Tisha juga memiliki andil atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
Baca Juga: Respons COO Bhayangkara FC Dengar Ratu Tisha Mundur dari Sekjen PSSI
Tisha sendiri saat ini masih menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) periode 2019-2023. Dia juga menjadi perempuan pertama sepanjang sejarah yang mengisi jabatan prestisius tersebut.
Selain itu, Tisha juga menjabat sebagai anggota komite kompetisi di Konfederasi Sepakbola Asia Tenggara (AFC) bersama dengan 17 orang lainnya.
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis