Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mendesak para pemainnya untuk memperbaiki performa dan menaikkan standar permainan mereka jelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 melawan sang juara Liga Spanyol, Real Madrid.
Komentar pelatih asal Katalunya tersebut muncul setelah Manchester City tersingkir di semifinal Piala FA, usai keok 0-2 di tangan Arsenal pada laga yang dihelat di Wembley, Minggu (19/7/2020) dini hari WIB tadi.
Pep ingin para pemainnya bermain lebih baik saat melawan Real Madrid. di mana Manchester City kini telah mengantongi keunggulan agregat 2-1 hasil kemenangan di Spanyol pada leg pertama.
Leg kedua antara Manchester City vs Real Madrid sendiri akan dihelat 8 Agustus 2020 mendatang.
"Kami tidak membuat kinerja yang baik melawan Arsenal, kami belum cukup siap," kata Pep kepada BBC, Minggu (19/7/2020).
"Bila Anda tidak bermain apik selama 90 menit dan menjaga konsentrasi di sebuah laga semifinal, akhirnya ini bisa terjadi. Kami tidak bermain bagus, tapi kami semua adalah manusia bisa yang bisa khilaf," celoteh pelatih berusia 49 tahun itu.
"Lawan bermain bagus, kadang-kadang itu terjadi. Satu-satunya penyesalan adalah bahwa kami tidak bermain di babak pertama seperti kami bermain di babak kedua," tutur Pep.
"Kami harus mengubah taktik, tetapi kami tidak bisa. Saya tidak perlu memberi tahu mereka. Mereka tahu, mereka merasakannya," lanjut eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.
"Apa pun itu, kami harus memperbaiki performa dan menaikkan standar permainan saat menghadapi Real Madrid. Itu wajib, fokus kami kini 100 persen tercurah ke laga itu. Kami ingin terus melaju di Liga Champions," ujar Pep.
Baca Juga: MU Siap Sodorkan Kontrak Baru untuk Mason Greenwood, Gaji Naik Signifikan
"Kami berjuang untuk bermain di level kami dan kami tahu itu. Tidak perlu menjadi jenius untuk menyadari bahwa kami harus meningkatkan standar pada laga kontra juara La Liga itu bila kami ingin mengatasi mereka," tukasnya.
Di laga dini hari tadi, Manchester City tersungkur berkat brace dari penyerang maut Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang di masing-masing babak.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar
-
Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral
-
Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal
-
Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan