Suara.com - Begitu tingginya ekspektasi menjadi salah satu penyebab Eden Hazard tidak mampu menemukan performa terbaiknya di Real Madrid setelah pindah dari Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Demikian opini dari eks pelatih El Real, Fabio Capello.
Hazard didatangkan Real Madrid dengan banderol selangit 100 juta euro (sekira Rp 1,70 triliun) dan diharapkan mampu menggantikan peran Cristiano Ronaldo.
Akan tetapi, megabintang Timnas Belgia itu baru mencetak sebiji gol untuk El Real di musim 2019/2020 ini. Gol semata wayang Hazard cuma hadir dari pentas Liga Spanyol.
Well, sederet cedera memang menghantui Hazard di musim perdananya berkostum Real Madrid.
Winger berusia 29 tahun tersebut baru tampil 21 kali lintas ajang musim ini untuk tim asuhan Zinedine Zidane tersebut.
"Eden Hazard? Dia sungguh pemain yang bagus," buka Capello kepada Marca.
"Tapi, dia jelas bukan pemain seperti saat dia masih di Chelsea. Ini benar-benar seperti dua orang atau dua sosok yang berbeda," jelas pria 74 tahun yang pernah menukangi Real Madrid dalam dua periode, yakni pada 1996-1997 dan 2006-2007 itu.
"Berbagai cedera sama sekali tak membantunya. Dia cedera untuk waktu yang lama. Dia praktis belum beradaptasi bersama Real, karena itu performanya menukik," celoteh Capello.
"Saya selalu menganggapnya sebagai pemain hebat, tetapi mengenakan seragam Real itu sangat berat. Hazard tenggelam tahun ini, tapi saya pikir dia akan jauh lebih baik musim depan. Seharusnya seperti itu," tukas eks pelatih Timnas Inggris itu.
Baca Juga: Raih 2 Gelar dalam Sepekan Terakhir, PSG Pede Tatap Liga Champions
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Terkini
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini
-
Pramono Yakin Obligasi Rp 3,5 Triliun Tak Akan Membebani Gubernur Jakarta Berikutnya
-
Kasat Narkoba Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Desakan Pecat dan Dipidana Menguat
-
Dibalik Tren Padel dan Gym: Kenapa Olahraga Sekarang Jadi Ajang Pamer Gaya Hidup?
-
Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar
-
Jago Atur Liburan Mewah tapi Gagal Paham Arti Rumah, Resensi Novel Rumah