Suara.com - Pemain senior Bayern Munich Thomas Muller menegaskan tidak mungkin bagi timnya menghentikan Lionel Messi jika tidak bermain kompak. Hal itu dilontarkan Muller jelang pertemuan Bayern Munich dengan Barcelona di babak perempat final Liga Champions.
Menurut Muller, Messi tidak akan bisa dihentikan jika hanya dikawal satu atau dua pemain. Berdasarkan pengalaman pribadinya, Muller mengatakan hanya satu cara untuk menghentikan Messi, yaitu bermain kompak.
"Dari pengalaman sya, Anda hanya bisa menghentikan Messi jika bermain sebagai tim," kata Muller.
"Jika dia melewati pemain pertama, pemain yang kedua sudah pasti akan dilewati. Pemain ketiga punya peluang untuk menghentikan Messi, dan di saat yang bersamaan pemain pertama dan kedua bisa mengejarnya," tambahnya seperti dikutip Marca, Jumat (14/8/2020).
"Anda tidak bisa menghentikan Messi hanya dengan satu pemain. Semua pemain harus berani dan agresif berduel," ujar Muller.
Muller tidak menampik jika akan sulit bagi timnya menundukkan Barcelona. Akan tetapi ia tetap optimistis Bayern mampu meraih hasil positif.
Menurutnya, Bayern saat ini tidak hanya kuat dalam menyerang, tapi juga dalam bertahan.
"Jika Anda menyaksikan pertandingan terbaru kami, pertahanan kami cukup bagus. Bukan hanya Messi yang harus dihentikan, tapi semua pemain Barcelona."
"Pertandingan akan berlangsung seru dan menarik."
Baca Juga: Prediksi Barcelona Vs Bayern Munich di Perempat Final Liga Champions
Duel Barcelona vs Bayern Munich akan tersaji di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020).
Berita Terkait
-
Pemain Klub Orang Indonesia Bakal Warisi Nomor 10 Lionel Messi di Argentina
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Rekor Bursa Transfer LaLiga 2026 Ditutup: Siapa Raja Belanja Musim Ini?
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Ucapkan Selamat Tinggal untuk Liga Champions
-
Cara Cerdas Nabung Sambil Dapat Benefit Eksklusif Klub, Khusus Nasabah BRI!
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya