Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan, kini tengah jadi buah bibir berkat penampilan apiknya. Pada laga melawan Qatar, ia melakukan teknik lemparan jarak jauh yang berbuah assist dan terciptalah gol.
Taktik ini membuahkan hasil saat lemparan ke dalam Arhan berujung gol yang dilesakkan Saddam Gaffar dalam laga uji coba melawan Qatar di Kroasia, Minggu (20/9/2020). Namun saya laga harus berakhir imbang 1-1.
Arhan mengaku, teknik lemparan jarak jauh tersebut dipelajarinya secara otodidak selama bertahun-tahun. Tepat sudah tiga tahun, sejak pertama kali pada 2017.
"Saya belajar sendiri dan sudah melakukannya sejak tahun 2017," ungkap Arhan, dikutip dari laman resmi PSSI.
Kualitas lemparan ke dalam Arhan memang mendapatkan sorotan dari pencinta sepak bola Indonesia. Keterampilan pemain PSIS Semarang itu bisa menjadi salah satu opsi pelatih Shin Tae-yong dalam menciptakan gol ke gawang lawan.
"Saya harus fokus dalam setiap pertandingan dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik," kata pemain kelahiran Blora 21 Desember 2001 itu.
Arhan pun menjelma menjadi bek kiri andalan Shin Tae-yong selama menjalani pertandingan uji coba di Kroasia. Dari lima laga, penggemar Marcelo dan Ricky Fajrin itu empat kali tampil dan hanya saat melawan Bulgaria ia dicadangkan.
Dan berkat assist-nya untuk gol Saddam Gaffar saat melawan Qatar, pemain yang juga fasih bermain sebagai bek kanan dan gelandang itu sudah membuat dua assist dari lima pertandingan di Kroasia.
"Semoga saya suatu saat bermain di Eropa. Selain itu, ingin menembus skuat timnas senior serta meraih prestasi dan membikin bangga kedua orang tua," kata Arhan.
Baca Juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Spanyol Pekan Kedua dan 4 Berita Terkini
Pratama Arhan berkesempatan menunjukkan kembali keterampilannya dalam laga uji coba berikutnya melawan Bosnia dan Herzegovina pada 25 September. Kemudian menghafapi Dinamo Zagreb pada 28 September.
Sementara itu, teknik lemparan jarak jauh tersebut mengingatkan kepada pesepakbola Inggris yang kini pelatih, Rory Delap. Ia mampu melempar bola sejauh 40 meter.
Namun, rekor dunia Guinness World Records untuk lemparan ke dalam terjauh masih dipegang pemain Amerika Serikat Michael Lewis. Rekor tersebut terjadi ketika ia membuat lemparan ke dalam sejauh 59,817 meter dalam sebuah laga di Stadion Toyota, Frisco, Texas, April 2019.
Berita Terkait
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?
-
Detik-Detik Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian