Suara.com - Kapten Bhayangkara Solo FC, Indra Kahfi, berharap timnya dipilih oleh PSSI untuk tampil di Piala AFC 2021. Ia yakin timnya akan memberikan kemampuan terbaik, mengingat pertama kalinya tampil di level Asia.
The Guardian --julukan Bhayangkara Solo FC-- bersaing dengan enam tim lainnya untuk dapat dipilih PSSI mewakili Indonesia tampil di Piala AFC 2021. Enam tim tersebut adalah Persija Jakarta, Bali United, Persipura Jayapura, Persib Bandung, Borneo FC, dan Arema FC.
Tujuh tim ini merupakan mereka yang mendapatkan lisensi klub profisonal dari AFC sebagai salah satu syarat wajib tampil di level Asia. Selain itu, yang menjadi pertimbangan PSSI adalah hasil pada kompetisi musim 2019.
Rencananya, PSSI akan menentukan dua wakil Indonesia pada rapat Komite Eksekutif (Exco) pekan ini. Indra Kahfi yang timnya masuk menjadi salah satu kandidat sangat berharap dipilih PSSI.
Apalagi, ini pertama kalinya bagi tim asuhan Paul Munster tampil di kejuaraan Asia. Musim 2017, mereka gagal tampil di Piala AFC lantaran tak punya lisensi klub profesional meski menjadi kampiun Liga 1.
"Kalau memang kita disuruh main di Piala AFC nanti pastinya kami bersyukur. Karena ini merupakan perdana kami bermain di Piala AFC," kata Indra Kahfi kepada awak media, Selasa (15/12/2020).
"Tahun 2017 kami memang juara itu pun tidak bisa masuk AFC. Nah, mudah-mudahan di kesempatan ini Bhayangkara dapat jodoh masuk AFC, meskipun peluang kecil tapi kan kami berharap saja," tambah kakak kandung dari kiper Persija, Andritany Ardhiyasa itu.
Awalnya, penentuan wakil Indonesia di kompetisi Asia adalah tim juara. Namun, musim ini tak bisa dilakukan karena kompetisi sedang ditangguhkan dan rencananya baru bergulir kembali pada Februari 2021.
Adapun jatah wakil Indonesia di kompetisi Asia hanya sebatas Piala AFC. Indonesia tidak mendapat slot di Liga Champions Asia.
Baca Juga: Serbet Bersejarah Berusia 2 Dekade, Mengenang Kontrak Messi di Barcelona
Hal ini disebabkan peringkat kompetisi Indonesia yang terus melorot di antara negara Asia. Indonesia saat ini hanya menempati peringkat ke-13 Zona Timur atau 38 dari seluruh Asia.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal