Suara.com - Real Madrid gagal menyusul Barcelona ke final Piala Super Spanyol setelah kalah dari Athletic Bilbao pada laga semifinal yang berlangsung di Estadio La Rosaleda, Jumat (15/1/2021) dini hari WIB.
Los Blancos yang dalam 11 pertandingan terakhir tidak pernah kalah dari Athletic Bilbao, secara mengejtukan takluk dengan skor 1-2.
Tim asuhan Zinedine Zidane memulai pertandingan ini dengan buruk. Real Madrid langsung kebobolan dua gol di babak pertama oleh Raul Garcia pada menit ke-18 dan ke-38 (penalti).
Sementara peraih 13 gelar juara Liga Champions itu cuma mampu membalas satu gol lewat aksi Karim Benzema pada menit ke-73.
Hasil itu membuat skema El Clasico yang mempertemukan Real Madrid dengan Barcelona di partai final Piala Super Spanyol batal terwujud.
Barcelona selaku rival berat mereka sebelumnya sudah memastikan diri ke final Piala Super Spanyol usai mengalahkan Real Sociedad lewat adu penalti pada Kamis (14/1/2021).
Zidane pasca laga mengakui Real Madrid tak bermain bagus di babak pertama, sekaligus menyayangkan performa Eden Hazard dan kawan-kawan yang telat panas.
"Kami tidak memulai dengan baik, mereka mencetak dua gol dengan dua peluang mereka dan itu sulit," beber Zidane dikutip dari Goal, Jumat (15/1/2021).
"Kami tidak membaca babak pertama dengan baik. Mereka menekan dan kami kehilangan bola yang biasanya tidak kami lakukan."
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam, 15 Januari: Liga Inggris hingga Piala Super Spanyol
"Kami bermain lebih baik di babak kedua, menciptakan peluang dan mencetak gol. Tim terus mencoba dan kami harus segera bangkit. Kami tidak boleh gila (panik--Red) sekarang," tandasnya.
Berikut 5 fakta menarik usai Real Madrid tersingkir dari Piala Super Spanyol dirangkum Suara.com dari berbagai sumber:
- Sebelum kekalahan ini, Real Madrid hanya sekali takluk dari 22 pertandingan terakhir menghadapi Athletic Bilbao di semua kompetisi (16 menang, 5 imbang.
- Thibaut Courtois sudah kebobolan 16 gol dari 18 penalti yang dihadapi sebagai penjaga gawang Real Madrid di semua kompetisi, sembilan terakhir terjadi berturut-turut.
- Athletic Bilbao akan memainkan final Piala Super Spanyol keempat mereka melawan Barcelona. Mereka meraih satu gelar dari tiga final terakhir, satu lainnya diraih dengan gelar ganda pada 1984/1985.
- Eden Hazard sama sekali tidak berhasil melakukan take-ons (dribble melewati lawan) saat bermain 66 menit melawan Athletic Bilbao.
- Gol ke gawang Athletic Bilbao jadi gol perdana Karim Benzema di 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan