Suara.com - Gagal tampil di Piala Dunia U-20 2021 membuat juru gedor Timnas Indonesia U-19, Saddam Emiruddin Gaffar mengubah target pribadinya. Dari sebelumnya ingin masuk skuat inti di Piala Dunia U-20, kini penyerang muda PSS Sleman itu mencanangkan target bisa segera menembus Timnas U-23 atau bahkan senior.
Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia jadi tuan rumah, telah dibatalkan penyelenggaraannya oleh FIFA imbas pandemi COVID-19 dan langsung masuk edisi 2023 nanti.
Saddam sendiri mengaku kecewa setelah dipastikan tak bisa tampil di Piala Dunia U-20 2023 Indonesia lantaran terganjal faktor usia yang bertambah.
Namun, striker berusia 19 tahun itu enggan larut dalam kesedihan. Ia kaul akan kembali kerja keras untuk meraih target barunya.
"Sedih dan kecewa pasti, tapi pasti ada rencana yang lebih baik lagi. Intinya sih harus kerja keras lagi," tutur Saddam dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (18/1/2021).
"Target saya pun diubah, ada target baru seperti bisa masuk timnas (U-23) ke event macam SEA Games 2021, masuk Timnas Senior. Ya, karena kalau Piala Dunia (U-20) sudah nggak masuk umurnya lagi," paparnya.
Tidak hanya itu, pemain yang lahir di Semarang ini pun memiliki target di level klub. Ia berkeinginan bisa segera menembus tim senior PSS.
"Target di PSS tentu ingin bisa segera debut bermain di tim utama, main di Liga 1. Kemarin-kemarin belum sempat main, masih latihan terus (bersama tim senior)," pungkas pemain kelahiran 24 September 2001 tersebut.
Baca Juga: David Beckham dan Gary Neville, Kiblat Ismed Sofyan sebagai Pemain Sayap
Tag
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu
-
Sahroni Usul Bentuk Lembaga Baru, Kelola Aset Sitaan Tak Lagi Tumpang Tindih
-
Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak
-
Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat
-
Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem
-
Bukan Artis, Sosok Ini Sukses Jadi Influencer Berkat Konten Otomotif
-
Buku One Day This Tree Will Fall, Kisah Indah Tentang Hutan dan Kehidupan
-
TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah
-
4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang
-
3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal