Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, tidak akan menerima gaji yang melimpah di Ansan Greeners. Malahan, nominalnya lebih kecil dibanding gaji di PSM Makassar.
Kepastian ini disampaikan oleh kepala tim Ansan Greeners, Joo Chan-yong. Ia menjelaskan bahwa Asnawi menerima gaji miliaran rupiah di PSM, tetapi Ansan Greeners tidak bisa memberikan nominal yang sama.
Meski begitu, menurut Joo Chan-yong, Asnawi tidak mempermasalahkan soal nominal gajinya yang lebih kecil. Sebab, niat pemain 21 tahun itu ke Korea Selatan adalah untuk berkembang.
"Asnawi menerima gaji tahunan miliaran di sana (Indonesia), tapi dia rela memotong gajinya ketika dia datang ke K League," kata Joo Chan-yong, dikutip dari News.naver.
"Kondisi tim tidak bisa memberi (gaji) banyak, tetapi pemain itu memiliki keinginan kuat untuk menantang K-League. Ia datang ke Korea dengan mimpi besar itu," imbuhnya.
Asnawi Mangkualam sendiri dilaporkan telah dikontrak selama satu tahun oleh Ansan Greeners dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun pula.
Saat ini, pemain asli Makassar itu masih mengurus visa dan lain-lain. Jika semua sudah beres, ia diharapkan segera terbang ke Korea Selatan karena Ansan Greeners akan segera berlatih pada Februari 2021.
Berita Terkait
-
K-League 2 Terkenal Keras, Asnawi Mangkualam Diminta Siap Fisik dan Mental
-
Kabar Kepindahan Asnawi Mangkualam Simpang Siur, Agen Enggan Berkomentar
-
Indra Sjafri Akui Kualitas Asnawi Mangkualam
-
Main di K-League 2, Asnawi Diminta Siap Fisik dan Mental
-
Asnawi Mangkualam Gabung Klub Korsel, Indra Sjafri: Dia Punya Kualitas
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda