Suara.com - Mantan gelandang sentral Manchester United, Darren Fletcher terpilih sebagai direktur teknik klub Setan Merah, sebagai bagian dari perombakan besar dalam operasi sepakbola klub Liga Inggris yang bermarkas di Old Trafford itu.
Perombakan itu termasuk melibatkan John Murtough yang dipromosikan mengemban tugas direktur sepakbola.
Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah panjang Manchester United, mereka menunjuk direktur teknik dan juga direktur sepakbola.
Baik Fletcher dan Murtough nantinya akan menyokong Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer alias pelatih kepala Setan Merah.
Fletcher sendiri telah comeback ke Old Trafford pada Januari 2021 lalu guna bergabung dengan tim kepelatihan Solskjaer, bergabung dengan nama-nama macam Mike Phelan, Michael Carrick dan Kieran McKenna.
Namun, mantan kapten Timnas Skotlandia itu kini dipastikan akan mengemban jabatan baru di Old Trafford.
Kebijakan rekrutmen pemain Manchester United sendiri sempat mendapatkan kritik, di mana pendukung Setan Merah sering menuding CEO Ed Woodward karena salah membeli pemain mahal seperti Marouane Fellaini dan Memphis Depay.
Di bawah struktur baru, Murtough akan mendapatkan kewenangan dan pertanggungjawaban atas operasi serta strategi seluruh fungsi sepakbola dalam klub itu, sedangkan Fletcher akan bekerja sama erat dengan dia dengan mengimbuhkan aspek teknis, arahan, serta memberi tautan antara akademi klub dan tim senior.
Kalau Solskjaer akan tetap terlibat dalam mengidentifikasi pemain-pemain baru, maka peran baru direktur negosiasi sepakbola dalam hal transfer akan dijabat oleh Matt Judge.
Baca Juga: Tersisih di 16 Besar, Messi Diharapkan Tetap Bertahan di Barca Musim Depan
Fletcher (37 tahun) menghabiskan waktu 12 tahun bersama Manchester United sebagai pemain, dengan 223 kali tampil dalam pertandingan Liga Inggris dan memenangkan lima gelar, selain juga Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.
"Menyenangkan sekali bisa kembali ke klub ini dan saya tersanjung mengemban peran baru ini," kata Fletcher seperti dikutip Reuters yang dilansir Antara.
Berita Terkait
-
Old Trafford Bocor Lagi saat MU Hajar Ipswich, Ada Apa dengan Stadion MU?
-
Legenda MU Ramal Arsenal Juara Lagi, Pertahanan The Gunners Disebut Jauh di Atas Rival
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah