Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique angkat suara sial keputusannya tidak memainkan Sergio Ramos hingga babak kedua saat menghadapi Yunani di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Pada laga di Estadio Nuevo Los Carmenes, Granada, Jumat (26/3/2021) dini hari WIB, Spanyol harus puas hanya meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1 dengan Yunani.
Dalam pertandingan tersebut, Ramos tampil sebagai starter, namun hanya bermain satu babak dan digantikan oleh Inigo Martinez saat jeda ketika Spanyol masih memimpin 1-0 berkat gol Alvaro Morata.
Namun Martinez yang menggantikan Ramos ini melakukan pelanggaran kepada Zeca yang berujung penalti untuk Yunani. Anastasios Bakasetas yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik dan membuat skor imbang 1-1 di menit ke-56.
Sementara ditariknya Sergio Ramos di saat jeda memunculkan kekhawatiran kondisi bek Real Madrid yang sempat absen selama sebulan karena dibekap cedera lutut. Namun Luis Enrique meredakan kekhawatiran tersebut.
"Sergio Ramos baik-baik saja," kata Luis Enrique pasca pertandingan seperti dimuat Livescore. "Dia tidak memainkan pertandingan terakhir dengan klubnya karena mendapatkan benturan."
"Kami sudah memutuskan sebelumnya bahwa dia hanya akan bermain di babak pertama dan dia baik-baik saja. Dia tersedia untuk pertandingan berikut," jelas pelatih timnas Spanyol.
Ramos yang memiliki rekor 179 caps internasional, akan ikut serta dalam pertandingan kualifikasi Spanyol selanjutnya akan bertandang ke Georgia pada Minggu dan Kosovo pada Rabu.
Baca Juga: Akhiri Paceklik Golnya di Timnas Italia, Begini Komentar Ciro Immobile
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
-
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
-
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI dan Streaming Resmi
-
Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol dan Dialektika Tiki-Taka yang Mengubah Sejarah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan