Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap izin 'peminjaman' ataupun pemanggilan pemain-pemain Timnas Indonesia yang saat ini berkarier di luar negeri untuk training camp (TC) dimudahkan oleh klub masing-masing. Menurut Iriawan, pemain-pemain tersebut sangat dibutuhkan untuk ikut dalam TC.
Namun, memang masih belum diketahui siapa-siapa saja pemain yang berkarier di luar negeri yang akan dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk TC Timnas Senior Indonesia nanti.
Timnas senior rencananya memang akan melakukan pemusan latihan pada 1 Mei 2021. TC ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi tiga sisa pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Iriawan menjelaskan, pihaknya tengah berupaya agar pemain-pemain yang ada di luar negeri semua bisa bergabung. Surat pemanggilan pun sudah disiapkan oleh PSSI.
"Itu yang sedang kita komunikasikan karena beberapa pemain kan cukup bagus yang main di luar. Mudah-mudahan dari klub-klub luar negeri ini, mereka tak mempersulit soal izin ini. Mudah-mudahan semua bisa gabung. Karena penting buat kita untuk menyatukan kerjasama pemain, baik di tengah, belakang dan depan," kata Iriawan kepada awak media.
"Sudah ada surat pemanggilan, namun belum ada jawaban. (Plt) Sekjen PSSI (Yunus Nusi) tanda tangan, minta klub-klub itu untuk bisa berikan kepada kita lah," tambah pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Ada beberapa pemain asal Indonesia yang memang mencuri perhatian di luar negeri saat ini. Sebut saja Asnawi Mangkualam bersama klub Ansan Greeners di Korea Selatan, Syahrian Abimanyu (Newcastle Jets, Australia), Ryuji Utomo (Penang FC, Malaysia) dan Saddil Ramdani (Sabah FC, Malaysia).
Selain itu juga ada beberapa nama yang berkarier di Eropa. Sebut saja Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks, Polandia), Witan Sulaeman (Radnik Surdulica, Serbia), Brylian Aldama (NK Rijeka, Kroasia), serta Bagus Kahfi (FC Utrecht, Belanda).
Belum lagi pemain-pemain keturunan seperti Elkan Bagott dan Kelana Mahessa yang bisa saja dipanggil Shin Tae-yong ke timnas senior.
Baca Juga: Arema FC Dukung Penuh Musim Baru Liga 1 Start Awal Juli
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-20 Siap Habis-habisan, Nova Arianto Penasaran Kalahkan Australia
-
Sukses Kalahkan Laos, Nova Arianto Masih Soroti Finishing Buruk Timnas Indonesia U-20
-
Saddil Ramdani Beri Sinyal Cabut dari Persib, Pesannya Bikin Bobotoh Terdiam
-
Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
-
Sudah Resmi Dapat Tim Baru, Nasib Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia Masih Jadi Tanda Tanya
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya