Suara.com - Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro menganggap Altalariq Erfa Aqsal Ballah layak dipanggil ikut serta dalam training camp (TC) Timnas Indonesia. Widodo melihat adanya potensi di dalam diri sang pemain.
Memang, pemain yang akrab disapa Alta itu belum banyak dikenal publik. Ia baru memainkan debutnya di tim senior Persita di ajang Piala Menpora 2021.
Widodo melihat potensi yang besar di diri Alta sebagai pesepakbola. Karena itu, eks pelatih Bali United ini beri kesempatan bermain untuk unjuk kebolehan.
Meski gagal membuat Pendekar Cisadane --julukan Persita-- berprestasi, Alta tampil mengesankan. Terbukit, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menginginkan jasanya.
"Tentunya kami dari para pelatih berusaha untuk memberi kesempatan pada setiap pemain, terutama pemain-pemain yang memang berpotensial dan muda. Supaya mereka bisa berkembang," kata Widodo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (27/4/2021).
"Tapi itupun kembali lagi kepada mereka sendiri Kesempatan sudah diberikan. Alta ini memberi jawaban kepada pelatih. Diberi kesempatan dan dia bisa menunjukkan performanya,” jelasnya.
Tak lupa, Widodo menyampaikan pesan dan wejangannya pada Alta jika nanti akan berjuang di Timnas. Ia meminta sang pemain buat menunjukkan kemampuan tanpa paksaan.
“Semoga dia bisa beradaptasi cepat. Satu, keluarkan kemampuan dari hati. Jadi bukan karena paksaan dan hal lain-lain, tapi kemampuan dari hati. Itu akan lebih jauh prestasinya. Mudah-mudahan dia bisa berkembang,” jelas Widodo.
Mewakili manajemen Persita, manajer I Nyoman Suryanthara berharap Alta bisa membawa nama baik tim. Apalagi, sudah beberapa tahun belakangan ini belum ada lagi pemain Persita yang dipanggil ke Timnas.
Baca Juga: Nurhidayat Dipanggil Timnas Indonesia, Warganet Curiga Pemain Titipan
“Ya alhamdulillah salah satu pembinaan usia muda Persita bisa mengikuti program TC Timnas. Ini sangat bangga juga karena Alta mewakili Persita bergabung di seleksi Timnas ini. Semoga sukses, berhasil dan harus selalu siap, kuat mentalnya dan harus bisa mengikuti instruksi pelatih di staff pelatih di Timnas,” ujar Nyoman.
TC Timnas Indonesia ini gelar sebagai persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Pemusatan latihan bakal digelar di Jakarta mulai 1 Mei 2021.
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard