Suara.com - Manajer Persipura Jayapura, Ridwan Madubun memastikan pihaknya menolak Liga 1 2021/2022 tanpa degradasi. Menurutnya, hal itu merusak spirit dari kompetisi.
Liga 1 2021/2022 memang sedang ramai dibicarakan. Sejumlah klub Liga 1 mengajukan surat kepada PSSI agar degradasi dihapus buat musim ini.
Kemudian juga PSSI membahasnya dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) pada 3 Mei, dan akan dibawa ke Kongres Tahunan pada 29 Mei.
Nantinya, di dalam Kongres Tahunan itu akan disepakati bersama-sama apakah bakal diterapkan Liga 1 2021/2022 tanpa degradasi. Namun, Persipura memastikan pihaknya menolak.
"Sejak musim lalu kami sudah ribut saat virtual meeting, Persipura jelas tidak setuju kompetisi tanpa degradasi," kata Ridwan Madubun dalam rilis resmi Persipura, Sabtu (8/5/2021).
"Seburuk apapun kondisi tim saat ini kami pasti ingin tetap jalankan regulasi. Tanpa degradasi sudah pasti mengabaikan sporting merit, integritas kompetisi patut diragukan, dan makin lebar peluang dilakukannya 'jual-beli pertandingan'. Apakah ini tujuannya? Entahlah," jelasnya.
Lebih lanjut, Ridwan menyebutkan bahwa dirinya diajak untuk menyuarakan Liga 1 2021/2022 tanpa degradasi. Namun, Persipura menolak dan memilih menjalankannya sesuai regulasi.
"Minggu lalu Persipura diajak juga untuk suarakan Tanpa Degradasi, tapi saya tolak, kami mau sesuai aturan saja," tandas Ridwan Madubun.
"Katanya lagi susah karena Covid-19, ya mengapa tidak bikin turnamen panjang saja?, supaya tidak merusak marwah kompetisinya," pungkasnya.
Baca Juga: PSSI Ungkap Alasan Sebagian Besar Klub Liga 1 Ingin Degradasi Dihapus
Berita Terkait
-
Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop
-
Adu Dorong Polwan dan Massa Demo Terekam Video: Polisi Bantah Halangi Aksi
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur