Suara.com - Ibadah puasa tidak menghalangi aktivitas pemain tim nasional Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar di klub K-League 2 yang dibelanya, Ansan Greeners.
"Saya tetap memberikan 100 persen kemampuan untuk tim," ujar Asnawi dalam wawancara dengan PSSI yang diikuti di Jakarta seperti dimuat Antara, Senin (10/5/2021).
Pesepak bola berusia 21 tahun itu menegaskan bahwa dirinya mampu mengikuti latihan dalam kondisi puasa.
Sebagai informasi, penduduk muslim di Ansan, Korea Selatan, menjalani puasa selama kurang lebih 16 jam. Mereka berbuka sekitar pukul 19.30 waktu setempat.
Ansan Greeners sendiri, Asnawi melanjutkan, biasanya menjalankan dua sesi latihan yaitu pada pagi dan sore hari.
"Setelah sahur, saya latihan pagi, kemudian sore. Di klub tidak ada pemain selain saya yang berpuasa. Jadi harus menyesuaikan diri," tutur eks pemain PSM Makassar tersebut.
Meski begitu, Asnawi mengakui bahwa dia tidak berpuasa saat hari pertandingan.
Hal itu karena saat berlaga kompetitif dirinya membutuhkan banyak nutrisi agar dapat tampil maksimal.
"Nanti saya mengganti puasanya setelah Ramadhan," kata Asnawi.
Baca Juga: Batal Lebaran di Bima, Pemain Persebaya Ini Bikin Bangga Masyarakat NTB
Sampai Senin (10/5), Asnawi Mangkualam sudah lima kali memperkuat Ansan Greeners di K-League 2 sebelum akhirnya harus menepi karena cedera. Sejauh ini, dia telah mencatatkan satu assist.
Berita Terkait
-
John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data
-
Timnas Indonesia Era John Herdman Ingin Akhiri Puasa Gelar 30 Tahun di Piala AFF
-
Fokus Taktik dan Chemistry, John Herdman Optimistis Timnas Indonesia Gilas Kamboja
-
Keputusan John Herdman Tak Panggil Ricky Kambuaya di Piala AFF 2026 Dipertanyakan
-
Bomber Liga AS Ingin Akhiri Kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim