Suara.com - Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, menanggapi komentar miring terhadap dua pemain, Nurhidayat Haji Haris dan Yudha Febrian, yang baru saja bergabung dengan klub sepak bola miliknya itu.
Nurhidayat belum lama ini didepak dari timnas Indonesia karena melakukan tindakan indisipliner. Sementara, Yudha Febrian dicoret dari timnas U-19 pada akhir tahun lalu setelah terbukti melakukan beberapa kesalahan indisipliner.
Atta mengakui keputusannya untuk merekrut kedua pesepak bola tersebut banyak mendapat komentar negatif di media sosial. Namun, dia ingin membuktikan bahwa keduanya masih dapat diandalkan.
"Kita sebenarnya kalau anak muda itu dirangkul bukan dipukul," kata Atta dalam konferensi pers pengumuman AHHA PS Pati di Jakarta, Senin seperti dilansir Antara.
"Kita ingin buktikan ke Indonesia bahwa mereka ini masih bisa menjadi andalan," dia melanjutkan.
Atta mengatakan tidak ingin menyia-nyiakan bakat dan talenta dua pesepak bola muda tersebut. Youtuber berusia 26 tahun itu juga merasa masyarakat perlu untuk mengakui kerja keras keduanya.
"AHHA PS Pati ini ingin mendidik anak-anak muda yang kedepannya semoga bisa menjadi punggawa besarnya timnas-timnas Indonesia," ujar Atta.
"Tinggal kita bagaimana menuntun mereka untuk memotivasi mereka terus untuk benar-benar menjadi pemain bola yang besar karena prestasinya," dia menambahkan.
Hal senada juga disampaikan co-Chairman AHHA PS Pati, Putra Siregar, yang memiliki keyakinan pada kemampuan Yudha Febrian.
Baca Juga: Beli Klub Bola, Atta Halilintar Ogah Dibilang Mengekor Raffi Ahmad
"Saya yakin dengan kerja keras Yudha Febrian dia akan buktikan 1-2 tahun ini dia akan menjadi anak bangsa yang akan membanggakan dan memperjuangkan di timnas Indonesia," ujar pengusaha yang memiliki toko gawai itu.
Selain Nurhidayat dan Yudha Febrian, Putra juga mengungkapkan bahwa AHHA PS Pati telah memiliki nama pemain berpengalaman lainnya yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Sebenarnya sudah deal, cuman ada di klausul kita umumkannya setelah tanggal 20. Ada beberapa pemain yang luar biasa mungkin untuk persiapan kita Liga 1, Insha Allah," Putra menambahkan.
Berita Terkait
-
Azura Anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Dilarikan ke UGD Usai Jatuh dari Ketinggian
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Aurel Tak Tahan dengan Kebiasaan Suami dan Ingin Sudahi Pernikahan, Atta Halilintar Beri Klarifikasi
-
Dibongkar Aurel Hermansyah, Awal Kedekatan El Rumi dan Syifa Hadju Jadi Obrolan Geng Arisan
-
Maia Estianty Tak Suka Belanja dan Perawatan Sampai Diejek Suami: Bini Gue Mah Murah
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan