Suara.com - Partai puncak gelaran Euro 2020 akan mempertemukan dua tim favorit Italia dan Inggris. Menarik untuk menyimak fakta - fakta menarik menjelang duel Italia vs Inggris di final.
Di atas kertas, Inggris cukup diuntungkan karena menyandang status 'tuan rumah'. The Three Lions bakal meladeni pasukan Gli Azzurri di Final Euro 2020 di Stadion Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari nanti.
Kiprah Inggris juga bukan melalui jalan mudah hingga bisa mencapai final. Meski baik Inggris maupun Italia sama-sama mencatatkan rekor tak terkalahkan selama tampil di babak penyisihan grup.
Berikut fakta - fakta menarik menjelang duel Italia vs Inggris di final Euro 2020 seperti yang dihimpun dari Bbc Sport :
Inggris hanya menang dua kali dari 14 pertemuan terakhir mereka dengan Italia di semua kompetisi. Menang 2-0 pada Juni 1997 dan 2-1 pada Agustus 2013 - keduanya dalam pertandingan persahabatan.
- Italia tidak pernah kalah melawan Inggris di turnamen besar, menang 1-0 di Euro 1980, 2-1 di Piala Dunia 1990 dan 2014, dan seri 0-0 sebelum menang adu penalti di Euro 2012.
Ini adalah final turnamen besar ke-10 Italia dengan hanya Jerman (14) yang bermain lebih banyak di antara negara-negara Eropa. Italia memenangkan Kejuaraan Eropa pada tahun 1968, tetapi kalah di dua penampilan terakhir mereka berikutnya dalam kompetisi (2000 dan 2012).
- Roberto Mancini dari Italia akan menjadi manajer kedua yang memenangkan gelar liga utama Inggris dan memimpin negara Eropa di final turnamen besar. Sir Alf Ramsey memenangkan gelar Divisi Pertama lama bersama Ipswich pada tahun 1962 dan Piala Dunia 1966 bersama Inggris.
- Italia telah melepaskan 12 tembakan dan mencetak tiga gol sebagai hasil dari turnover yang tinggi (urutan permainan terbuka yang dimulai 40 meter atau kurang dari garis gawang lawan) di Euro 2020, lebih banyak dari tim mana pun.
- Inggris adalah negara berbeda ke-13 yang tampil di final Kejuaraan Eropa. Hanya tiga dari 12 negara sebelumnya yang kalah di final pertama mereka dalam kompetisi.
Inggris telah memenangkan 15 dari 17 pertandingan terakhir mereka di Wembley di semua kompetisi (Seri 1. Kalah 1), mencetak 46 gol dan hanya kebobolan lima kali secara beruntun.
- Kemenangan 2-1 Inggris atas Denmark di semifinal adalah kemenangan kedelapan mereka dalam pertandingan turnamen besar di bawah Gareth Southgate, membuatnya sejajar dengan Ramsey untuk kemenangan terbanyak bersama oleh seorang manajer Inggris di dua kompetisi.
- Harry Kane telah terlibat langsung dalam 28 gol dalam 27 penampilan terakhirnya untuk Inggris di semua kompetisi (19 gol, 9 assist). Satu gol lagi akan membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Inggris di turnamen besar dengan 11 gol - rekor yang saat ini ia bagikan dengan 10 gol bersama Gary Lineker.
Berita Terkait
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala