Suara.com - Presiden Barcelona, Joan Laporta memberikan kabar terbaru tentang perjalanan kontrak baru Lionel Messi. Ia mengatakan bahwa proses pembicaraan perpanjangan kontrak saat ini berjalan lancar.
Barcelona hingga saat ini tidak bisa membuat kesepakatan karena mereka tidak memiliki ruang dalam batas gaji, yang berarti bahwa biaya perlu dipotong dengan menunda penjualan.
Barcelona masih berupaya untuk mengosongkan ruang di batas gaji yang akan memungkinkan Messi untuk diikat dengan kontrak baru.
Saat ini, Messi, yang baru saja memenangkan trofi Copa America bersama tim nasional Argentina, berstatus bebas transfer setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni lalu.
Trofi Copa America adalah gelar pertama Messi bersama tim senior Argentina, sekaligus gelar pertama negara itu sejak 1993.
Ketika ditanya tentang kabar pembicaraan kontrak baru Messi dalam sebuah presentasi acara Mago Po, Laporta menyebut "tidak ada yang tidak mungkin."
"(Pembaruan kontrak Messi) berjalan dengan lancar," ujar Laporta kepada wartawan, seperti dikutip Antara dari Goal pada Selasa (13/7/2021).
"Semua warga Katalan, Barcelona, Katalunya, dan seluruh dunia sepak bola senang karena Leo memenangkan Copa America."
"Sangat menyenangkan melihat pemain terbaik dalam sejarah sepak bola bersemangat memenangkan gelar seperti ini dan ia membuat kami semua menangis bahagia."
Baca Juga: Akhiri Kutukan 28 Tahun, Messi Dedikasikan Trofi Copa America untuk Maradona
"Ia sangat senang, kami semua senang. Saya senang Leo berhasil (memenangkan Copa America) bersama rekan-rekan satu timnya, dan bahwa Argentina sekali lagi menjadi tim elite, dan (saya) juga (senang) untuk (Sergio) Aguero."
"Saya senang untuk keluarga Messi, untuk Argentina, untuk Barcelona yang diakui, dikagumi, dan dicintai karena memiliki ikatan dengan Leo."
Laporta telah beberapa kali menyatakan bahwa ia yakin bisa Barcelona dapat menyepakati perpanjangan kontrak dengan Messi.
Pemain berjuluk 'La Pulga' tersebut telah menghabiskan seluruh kariernya seniornya dengan Blaugrana dan tidak memberikan indikasi bahwa ia akan meninggalkan Camp Nou.
Berita Terkait
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup