Suara.com - Sepak bola selalu memiliki sisi unik, salah satunya adalah pertandingan antara klub dengan sebuah negara kala Barcelona melawan Brasil.
Pertandingan klub melawan negara sejatinya biasa terjadi di kawasan Asia saat tim-tim besar melakukan tur pramusim. Namun untuk sepak bola Eropa, hal ini jarang terjadi.
Teranyar pertandingan antara klub melawan negara di Eropa sendiri terjadi pada 2012 lalu saat Bayern Munchen menghadapi Belanda.
Di laga itu, pemain Bayern Munchen, Arjen Robben, harus dicemooh pendukungnya sendiri karena memilih bermain untuk Belanda.
Setelah ditelusuri, kekecewaan pendukung Bayern Munchen itu sendiri karena Robben menjadi salah satu biang kerok kegagalan Die Roten menjuarai Liga Champions.
Ya, pertandingan Bayern Munchen vs Belanda ini terjadi tiga hari pasca FC Hollywood tumbang di kandang sendiri dalam final Liga Champions 2011/12 melawan Chelsea.
Di laga final itu, Robben gagal mengeksekusi penalti di babak Extra Time yang bisa saja memenangkan Bayern Munchen.
Tak ayal citra pertandingan klub melawan negara pun terkadang diwarnai sedikit konflik. Namun, hal ini tak berlaku dengan laga Barcelona melawan Brasil.
Laga Klasik yang Menghibur
Baca Juga: Lionel Messi Hengkang dari Barcelona, Apa Klub Tujuan Berikutnya?
Berbeda dengan kisah laga Bayern Munchen vs Belanda, laga Barcelona vs Brasil jauh lebih baik dan menghibur bagi pecinta sepak bola. Selain karena tak adanya konflik, deretan bintang turut berpartisipasi di laga uji coba ini.
Sebagai permulaan, laga Barcelona vs Brasil ini digelar untuk merayakan hari jadi ke-100 tahun klub asal Catalan tersebut pada 28 April 1999.
Di laga itu, Barcelona dihuni oleh pemain bintang seperti Luis Figo, Pep Guardiola, Patrick Kluivert dkk. Sedangkan di Brasil ada Ronaldo Nazario, Rivaldo, Rogerio Ceni, Roberto Carlos dan lainnya.
Sama seperti Robben di laga Bayern Munchen vs Belanda, Rivaldo yang berstatus pemain Barcelona memilih membela negaranya ketimbang klub yang dibelanya.
Namun, tak ada cemoohan atau ejekan yang mampir ke Rivaldo karena kembali ke esensi pertandingan ini, yakni perayaan hari jadi Barcelona. Apalagi untuk Ronaldo Nazario yang kala itu bermain melawan tim lama yang pernah ia bela.
Di laga itu, Barcelona dan Brasil bermain imbang dengan skor 2-2 lewat gol Ronaldo, Luis Enrique, Rivaldo dan Philip Cocu.
Tak ada konflik dan tak ada pertikaian di laga ini. Bahkan, pemain dari kedua tim sama-sama bersenang-senang sepanjang pertandingan dan merayakan pertandingan ini dengan bertukar jersey ataupun berpelukan di akhir laga.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Tag
Berita Terkait
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish
-
Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat