Suara.com - Mimpi Marc Klok untuk bermain bersama Timnas Indonesia nampaknya akan tertunda. Gelandang naturalisasi milik Persib Bandung itu masih terganjal masalah administratif.
Timnas Indonesia akan segera melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) yang dijadwalkan berlangsung pada 19-30 September 2021 di Jakarta. TC itu guna persiapan untuk melakoni laga play off Kualifikasi Piala Asia 2023 di China.
Sayangnya, Marc Klok masih belum bisa ikut dalam pemusatan latihan dengan timnas yang diasuh oleh Shin Tae-yong.
Padahal Marc Klok telah membuktikan diri dengan penampilan impresif bersama Persib di dua laga Liga 1 2021. Nyatanya, tidak dipanggilnya Marc Klok ini bukan berdasarkan performanya, tapi ada kendala terkait masalah administratif.
Hal tersebut disampaikan oleh Marc Klok langsung via akun Instagramnya pada Jumat (17/9/2021). Dalam kesempatan itu, Klok menyebut keinginannya untuk membala skuat Garuda masih harus tertunda.
"Halo Semua, keinginan terbesar saya untuk membela timnas Indonesia dan membantu negara memenangkan trofi pada tahun ini sementara harus tertunda. Masih ada hal yang sifatnya administratif belum terselesaikan dan membuat saya masih belum bisa bermain untuk Indonesia," tulis Klok di Instagram Stories-nya.
Marc Klok pun mengaku tidak akan menyerah. Sembari menunggu masalah administratifnya selesai, Klok akan tetap menjaga performanya di atas lapangan.
"Namun menyerah tidak ada di kamus hidup saya. Saya akan terus memberikan dan menunjukkan yang terbaik dari diri saya, sambil berharap permasalahan selesai, dan semoga saya bisa membela Indonesia secepatnya."
"Saya selalu ingin menunjukkan yang terbaik untuk fans dan negara yang saya cintai ini. Garuda di Dadaku," pungkasnya.
Baca Juga: Marc Klok dan Mohammed Rashid, Dua Pemain Persib yang Diwaspadai Pelatih Bali United
Sementara itu, Marc Klok sudah bermain dalam dua laga di Liga 1 2021 bersama Persib Bandung. Gelandang berusia 28 tahun ini sudah menyumbangkan satu gol.
Kini Marc Klok sedang fokus untuk membantu Persib Bandung yang akan bertanding melawan Bali United di pekan ke-3 Liga 1 2021 pada Sabtu (18/9/2021) malam WIB.
Berita Terkait
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Bobotoh Harus Lapang Dada! Persib Bandung Terusir dari Stadion Si Jalak Harupat
-
Pindah ke Heerenveen, Mees Hilgers Disamakan dengan Pemain Brasil yang Dicap Tukang Rusuh
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah