Suara.com - Liga Premier Inggris merupakan salah satu liga paling kompetitif di dunia. Namun demikian, tidak sedikit 'jebolan' Liga Premier yang justru gagal menampilkan kualitas ketika bermain di Indonesia.
Tak ada yang meragukan kepopuleran dan kompetitifnya Liga Premier Inggris. Bahkan, beberapa pemain terbaik dunia pun ingin mencicipi panasnya persaingan di kompetisi tersebut.
Dengan status tersebut, banyak pemain jebolan Liga Inggris yang menjadi primadona bagi klub-klub di negara lain, khususnya Asia.
Pemain jebolan Liga Inggris yang pernah mencicipi kompetisi di Indonesia pun cukup banyak. Akan tetapi, mereka sulit beradaptasi dan gagal mengeluarkan kemampuan terbaik.
Berikut ini empat pemain pemain jebolan Liga Premier yang gagal bersinar saat merumput di Indonesia?
1. Carlton Cole
Carlton Cole punya jam terbang yang cukup tinggi di pentas Liga Premier. Ia pernah membela Chelsea, West Ham United dan Aston Villa.
Pada Maret 2017, Persib Bandung mendatangkannya yang kala itu berstatus tanpa klub.
Namun apa daya, kemampuannya tak mampu ia tunjukkan dengan hanya mencetak 1 gol dari 5 laga sehingga dilepas 5 bulan kemudian.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Diklaim Jadi Biang Masalah di Manchester United
2. Julien Faubert
Julien Faubert merupakan salah satu pemain yang kaya pengalaman di pentas Eropa. di Liga Premier Inggris, namanya melejit bersama West Ham United. Bahkan, setelahnya ia pernah membela Real Madrid.
Borneo FC pun mendatangkannya pada Januari 2018 dari FC Inter Turku. Sayang, ia hanya tampil sebanyak 15 kali dan didepak 6 bulan kemudian.
3. Eric Djemba Djemba
Eric Djemba Djemba juga punya pengalaman segudang di Liga Inggris di mana ia tercatat pernah membela Manchester United, Aston Villa, dan Burnley.
Namun pada 2015 ia didatangkan Persebaya Surabaya di mana dirinya diancam akan dicoret oleh pelatih Ibnu Grahan karena faktor kebugaran dan adaptasi. Parahnya lagi, ia sempat bermain Tarkam (Antar Kampung) di Banyuwangi pada 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Jelang Persib Bandung vs Bali United, Ramon Tanque Fokus dan Siap Kerja Keras
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United