Suara.com - PSSI mulai memproses empat pemain keturunan termasuk Sandy Walsh dan Jordi Amat, sesuai dengan permintaan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Ketika dikonfirmasi, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tidak membantah. Menurutnya, PSSI akan mempelajari bisa atau tidaknya pemain-pemain tersebut membela Timnas Indonesia.
"Saya bilang semua pemain itu adalah hak pelatih untuk mencari. Jadi saya memang berikan kebebasan pada Shin Tae-yong. Dia ajukan itu tentunya kami akan dalami dan kaji bisa nggak dia masuk ke kita," kata Iriawan saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).
"Yang jelas apa disampaikan Shin Tae-yong kami harus akomodir. Ini ada pemain bagus, oke kita akan kontak saja dia nanti. Ada keturunannya tidak? mau main di sini nggak? apa pernah main di timnas sana atau tidak?," terangnya.
Selain Sandy Walsh dan Jordi Amat, Iriawan menyebut ada dua pemain lainnya. Hanya saja, mantan Kapolda Metro Jaya itu tidak menyebutkan nama pemain-pemain tersebut.
"Tadi saya liat ada empat. Saya belum begitu baca karena konsentrasi di acara ini (pelepasan Timnas ke Turki), tapi akan kami kaji nanti," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Shin Tae-yong menyebut empat pemain tersebut bukanlah naturalisasi, melainkan memiliki darah Indonesia.
Juru formasi asal Korea Selatan itu menyebut jika ada empat pemain tersebut, skuad Timnas Indonesia akan semakin kuat.
"Ini sebenarnya tidak bisa disebut naturalisasi. Karena mereka sudah punya darah indonesia, jadi sudah mengajukan ke pak ketum dan pak ketum berusaha akan bantu juga pastinya," ujar Shin Tae-yong.
Baca Juga: Indonesia Wajib Waspada, Malaysia Diperkuat Pemain Eropa di Piala AFF 2020
"Kalau ada empat pemain itu ada di timnas, pasti akan bisa jadi kuat di ASEAN dan sebenarnya ada lagi selain empat pemain itu. Tapi fokus dulu empat pemain yang saya inginkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sandy Walsh dan Jordi Amat pernah mengutarakan keinginan mereka membela Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai