Suara.com - Manchester United menang tipis atas tamunya, Crystal Palace 1-0 dalam laga pekan ke-15 Liga Inggris 2021/2022 pada Minggu (5/12/2021) malam WIB, yang jadi laga debut Ralf Rangnick sebagai caretaker alias pelatih interim Setan Merah.
Pada laga di Old Trafford ini, tidak mudah bagi Manchester United untuk bisa membongkar pertahanan Palace asuhan Patrick Vieira, yang tampil spartan dan juga disiplin.
Setan Merah berkali-kali dibuat frustasi oleh Palace, dengan Bruno Fernandes dan kawan-kawan memang seperti minim kreativitas dan juga tumpul, meski di sisi lain tim tampak jauh lebih agresif dalam bertahan maupun dalam aspek pressing, khususnya yang dilakukan oleh para pemain depan.
Ya, sepertinya ada isyarat jelas mengenai pergeseran kepada permainan menekan khas Rangnick itu pada 25 menit pertama pertandingan, ketika pemain-pemain depan Manchester United mengurung pertahanan Palace dan membatasi kemampuan mereka dalam menyerang.
Rangnick memilih formasi 4-2-2-2 yang memasang Marcus Rashford dan Cristiano Ronaldo sebagai duet striker, sedangkan Jadon Sancho dan Bruno Fernandes beroperasi di belakang mereka sebagai 'nomor 10' di depan Fred dan Scott McTominay sebagai double pivot.
Permainan super agresif Manchester United di babak pertama kontra Palace, yang boleh dibilang berkiblatkan Gegenpressing khas Jerman, pun mendapat pujian dari banyak pihak.
Banyak yang menilai jika permainan menekan serta patron 4-2-2-2 ini akan jadi identitas Manchester United ke depannya, setidaknya sampai akhir musim ini ketika Rangnick menyudahi tugasnya sebagai caretaker Setan Merah.
Terkait wajah baru Manchester United ini, Rangnick pun angkat bicara. Juru taktik 63 tahun asal Jerman itu buka-bukaan soal strategi yang diterapkan Manchester United pada pertandingan melawan Palace, yang akhirnya dimenangkan tuan rumah berkat gol Fred pada menit ke-77.
"Kami memutuskan bermain dengan 4-2-2-2, dengan duet penyerang di depan. Cristiano (Ronaldo) tidak sendirian di depan, dia bersama Marcus (Rashford) sehingga kami bisa menggunakan kelincahan mereka untuk memanfaatkan bola vertikal," jelas Rangnick seperti dilansir Tribal Football, Senin (6/12/2021).
Baca Juga: Debut Rangnick, Manchester United Menang Tipis atas Crystal Palace di Old Trafford
"Yang paling menantang dan penuh tuntutan adalah dua pemain 'nomor 10', terutama ketika lawan memegang bola. Tapi, Jadon (Sancho) dan Bruno (Fernandes) menjalankan tugas dengan baik," sambung eks pelatih Schalke dan RB Leipzig itu.
"Itu posisi baru bagi keduanya, namun harusnya tidak ada banyak perbedaaan karena mereka hanya sedikit bergeser ke dalam atau luar. Yang pasti, secara defensif mereka bagus sekali, saya puas," tutur Rangnick.
"Demikian pula Cristiano di depan, saya puas dengan etos kerjanya. Dia melakukan pressing, dia bekerja keras dan pastinya dia selalu mengancam gawang lawan. Dia luar biasa, salut!" tukas eks direktur olahraga klub sepakbola milik Red Bull serta Lokomotiv Moscow itu.
Berita Terkait
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Man City Ditahan West Ham, Guardiola Isyaratkan Menyerah Kejar Rebutan Gelar dengan Arsenal
-
Bruno Fernandes Pecahkan Rekor 26 Tahun Milik David Beckham
-
Aroma Liga Inggris di Tubuh Timnas Indonesia, Siap Kick n Rush?
-
Sir Jim Ratcliffe Ungkap Alasan Belum Permanenkan Michael Carrick
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes