Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menerangkan pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan FK Senica klub Egy Maulana Vikri. Iriawan berharap klub asal Slovakia itu bisa melepas Egy lebih cepat ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020.
Seperti diketahui, Egy menjadi salah satu pemain yang dipanggil Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong untuk mengikuti Piala AFF. Hanya saja, FK Senica enggan melepas Egy dalam waktu dekat ini.
Beberapa waktu lalu, FK Senica membeberkan akan melepas pemainnya tersebut selepas 18 Desember 2021 alias saat Liga Slovakia memasuki libur musim dingin.
Sementara menurut keterangan Shin Tae-yong dan Iriawan, Egy akan merapat pada 12 Desember. Mengingat kemampuan mantan pemain Lechia Gdansk itu dibutukan, PSSI masih terus membujuk FK Senica membiarkan pemainnya membela Timnas Indonesia.
Dalam hal ini, FK Senica berhak menahan pemainnya untuk membela Timnas Indonesia. Pasalnya, Piala AFF 2020 di luar dari FIFA matchday.
"Egy di pembicaraan terakhir tanggal 12 (Desember), tapi ada pembicaraan lagi dengan klubnya mudah-mudahan bisa," kata Iriawan kepada awak media, Senin (6/12/2021).
Lebih lanjut, Iriawan memastikan bahwa Elkan Baggott telah tiba di Singapura. Artinya, bek 19 tahun itu sudah dapat dimainkan melawan Kamboja pad 9 Desember mendatang.
"Baggott sudah datang ke Singapura dan telah bergabung dengan Timnas Indonesia," terang lelaki yang akrab dipanggil Iwan Bule itu.
Lebih dari itu, empat pemain yang berasal dari Tanah Air jug belum bergabung. Mereka adalah duo Persebaya Surabaya, Ernando Sutaryadi dan Rizky Ridho, kiper Bali United Nadeo Argawinata, serta bek Arema FC, Rizky Dwi Febrianto.
Baca Juga: 5 Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia atas Kamboja Sepanjang Sejarah
"Mereka datang pada 9-11 Desember 2021 ke Singapura," pungkas mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Seperti diketahui, skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- berada di Grup B Piala AFF 2020 bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.Timnas Indonesia akan melawan Kamboja lebih dahulu pada 9 Desember mendatang.
Setelah itu melawan Laos pada 12 Desember, Vietnam tiga hari setelahnya dan Malaysia, 19 Desember 2021. Skuad Garuda diharapkan meraih juara dalam kejuaraan ini.
Berita Terkait
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
-
Bobol Gawang Juara Liga Europa, Arkhan Kaka Belajar dari Tyrone Mings dan Bintang Aston Villa
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Mitchell Baker Makin Ganas Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Harus Susah Payah Kalahkan Timor Leste, Shayne Pattynama: Kami Kesulitan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Beli Tiket Konser dan Fun Run Lewat Fitur Lifestyle BRImo, Hemat hingga Rp100 Ribu
-
Love Local 2026, Ajang Merayakan Inovasi Beauty Buatan Indonesia
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
5 Syarat dan Cara Dapat Subsidi Mobil Listrik dari Pemerintah
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit
-
Sean Gelael Bongkar Rahasia Balap Endurance, Soroti Ketahanan Fisik dan Performa Mesin
-
Sopir Avanza Tewas Tabrak Truk yang Lagi Berhenti di Tol Cijago
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Fakta Hukum di Balik Terkaitnya Nama Nabila Gardena dalam Kasus Timah