Suara.com - Pelatih baru Watford, Roy Hodgson berambisi untuk membawa timnya bertahan di Liga Inggris musim depan setelah ditunjuk untuk menggantikan Claudio Ranieri sebagai nakhoda anyar klub berjuluk The Hornets itu.
Dilansir Sky Sports, Jumat (28/1/2022), Roy Hodgson mengatakan dirinya mempunyai waktu lima bulan untuk mewujudkan ambisinya tersebut, dan ia sangat senang dengan pemain-pemain yang saat ini ada dalam skuad Watford.
"Saya memiliki lima bulan. Tujuan saya adalah membantu klub bertahan di liga, dan secara dasar saya lebih dari senang dengan pemain-pemain yang sudah ada di sini," ucap pelatih gaek berusia 74 tahun itu.
Hodgson menjelaskan jika skuad yang dimiliki Watford saat ini di atas kertas sebenarnya merupakan tim yang bagus dan kompetitif.
Para pemain Watford banyak yang dipanggil oleh negaranya masing-masing di level internasional. Kini, tinggal bagaimana pelatih meramu para pemain tersebut.
Namun meski memiliki skuad yang besar, Hodgson mengaku tidak akan menolak jika pemilik Watford mempunyai keinginan untuk mendatangkan pemain anyar sebelum bursa transfer Januari ini ditutup.
"Di atas kertas, ini adalah skuad yang besar. Mereka memiliki banyak kelebihan. Jika tidak, mereka tidak akan dipanggil negara mereka seperti yang terjadi saat ini (di jeda internasional)," sesumbar Hodgson.
"Dan jika pemilik memutuskan dia ingin membawa yang lain, tentu saja kami melihat itu. Tapi tidak akan ada permintaan dari sudut pandang saya, mengatakan kami harus melakukan ini dan itu," lanjut mantan pelatih Crystal Palace itu.
"Apa pun itu, saya tentu akan berusaha keras menyelamatkan tim ini dari jerat degradasi, dengan segala kemampuan yang saya punya, segala pengalaman yang saya miliki," tandasnya.
Watford resmi menunjuk Roy Hodgson sebagai pelatih anyar klub pada Selasa lalu, setelah sebelumnya memecat Claudio Ranieri yang dipandang tidak bisa mengangkat performa tim selama tiga bulan masa singkat kepelatihannya di Vicarage Road.
Sejak ditunjuk pada Oktober tahun lalu, Ranieri gagal untuk membawa Watford ke posisi yang lebih baik, dan tercatat menelan tujuh kekalahan dari delapan pertandingan terakhir yang mereka jalani di Liga Inggris.
Saat ini The Hornets terpuruk di posisi ke-19 klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 14 poin dari 20 pertandingan, berjarak dua poin dari zona aman yang dihuni oleh Norwich City.
Berita Terkait
-
Old Trafford Bocor Lagi saat MU Hajar Ipswich, Ada Apa dengan Stadion MU?
-
Legenda MU Ramal Arsenal Juara Lagi, Pertahanan The Gunners Disebut Jauh di Atas Rival
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah