Suara.com - Klub sepak bola Brasil Bahia mengatakan tiga dari pemainnya cedera ketika bahan peledak meledak di atas bus tim dalam perjalanan mereka menuju pertandingan pada Kamis waktu setempat.
Tim divisi dua itu men-tweet bahwa penjaga gawang Danilo Fernandes telah dibawa ke rumah sakit dengan luka di wajah akibat pecahan kaca.
Dikutip dari Reuters, Jumat (25/2/2022), Bahia mengatakan bom tersebut meledak saat tim tiba di Stadion Fonte Nova di Salvador untuk melawan Sampaio Correa dalam Copa do Nordeste, turnamen bagi tim-tim di timur laut Brazil.
Klub tersebut memposting foto-foto pada Twitter kerusakan jendela belakang bus dan tempat duduk yang berlumuran darah, bersama gambar mobil yang rusak yang disebutkan juga terkena ketika bepergian dengan bus tersebut.
"Kasus yang paling mengkhawatirkan adalah kiper Danilo Fernandes, yang wajahnya terkena pecahan kaca dan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Bahia melalui Twitter.
Bahia, salah satu klub dengan dukungan terbaik di wilayah tersebut, memilih melanjutkan pertandingan namun mengatakan bahwa tiga pemain, termasuk Fernandes, absen dalam pertandingan tersebut akibat ledakan.
“Skuad, dengan martabat dan profesionalisme, akan turun ke lapangan untuk menghormati Bahia,” kata pelatih Guto Ferreira.
Klub tersebut tidak berkomentar mengenai siapa yang menaruh atau melemparkan bahan peledak tersebut, atau memberi rincian mengenai bahan itu sendiri.
Serangan terhadap pelatih tim bukan hal yang aneh di Brazil tapi laporan tentang bom jarang terjadi. Fans kerap melemparkan batu dan misil ke arah pelatih tim, baik timnya sendiri maupun tim lawan.
Baca Juga: Yordania Butuh Tim Kuat untuk Hadapi Timnas Indonesia di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023
Sejumlah klub papan atas menyampaikan solidaritas mereka kepada Bahia melalui media sosial.
“Tidak dapat diterima,” tulis Botafogo dalam satu tanggapan yang khas.
“Tindakan pidana yang perlu penyelidikan serius. Botafogo berdiri bersama rekan-rekan kami di Bahia." [Antara]
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Kejar Juara, Turnamen Sepak Bola Usia Muda Ajarkan Sportivitas dan Kerja Sama
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Pasca Ledakan Bom, 20 Ribu Polisi Jaga Lokasi Pidato Kenegaraan Presiden Filipina
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan