Suara.com - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana melakukan evaluasi dan menyiapkan langkah perbaikan untuk skuad Singo Edan, menyusul kekalahan dari Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gusti Ngurah Rai, Denpasar pada Rabu (9/3).
Seperti dilansir ANTARA, Kamis (10/3/2022) , Gilang menyatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperbaiki struktur dan performa skuad Singo Edan pada musim berikutnya.
"Saya berkomitmen untuk memperbaiki struktur serta performa Arema FC musim berikutnya," kata Gilang.
Gilang menjelaskan, pada musim ini menjadi pelajaran penting bagi tim yang diarsiteki oleh pelatih Eduardo Almeida tersebut. Arema FC yang sempat bersaing menjadi kandidat juara liga, dinilai menjadi kejutan tersendiri.
Menurutnya, pada awal musim kompetisi, Arema FC mengawali dengan mengantongi empat laga pertama tanpa kemenangan. Namun, akhirnya Arema FC berbenah dan mampu menjadi tim yang tidak terkalahkan dalam 23 laga.
"Namun hal itu ternyata belum cukup membuat Arema FC memenangkan persaingan dalam perebutan juara," ujarnya.
Ia memahami ekspektasi suporter Arema FC yang biasa dikenal dengan Aremania yang menginginkan Singo Edan meraih prestasi tertinggi, terlebih pada laga terakhir Arema FC harus menelan kekalahan dari Persib Bandung dengan skor 1-2.
"Saya ucapkan selamat untuk kemenangan Persib melawan Arema FC di pertandingan malam tadi. Saya mengapresiasi kerja keras tim dan suporter yang luar biasa sejauh ini," tambahnya.
Terlepas dari kiprah Arema FC di musim kompetisi BRI Liga 1 2021 ini, ia menilai bahwa atmosfir kompetisi tetap terasa meski digelar di tengah pandemi COVID-19 yang dilakukan dengan beberapa penyesuaian.
Baca Juga: Rumor Menguat, Bintang Bali United Dikabarkan Makin Dekat ke Persis Solo
"Mari kita jaga semangat sportivitas untuk kemajuan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Arema FC masih menyisakan empat pertandingan terakhir musim ini, yakni menghadapi Bali United, Borneo FC, Persikabo 1973 dan PSM Makassar.
Arema FC saat ini berada pada posisi ketiga klasemen BRI Liga 1 dengan mengantongi 58 poin dari 30 kali pertandingan. Sementara di posisi puncak diisi oleh Bali United dengan 63 poin dan baru bertanding sebanyak 29 kali, diikuti oleh Persib Bandung yang juga mengantongi 63 poin.
Berita Terkait
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026