Suara.com - Vokalis band Zigaz, Yanuar Dwi Putra, ternyata pernah menjadi pemain sepak bola profesional bersama Persita Tangerang.
Vokalis band yang akrab dengan nama Zian Zigaz itu mengakui bahwa dia pernah bermain bersama Persita Tangerang sebelum terjun ke dunia musik.
Fakta itu terungkap ketika Zian menjalani sebuah sesi wawancara pada tahun 2010 saat ditemui di kantor televisi swasta.
“Posisi favorit di sepak bola ya di bangku cadangan. Karena tidak olahraga tetapi tetap digaji terus,” kata Zian sembari tertawa, dikutip dari Kapanlagi.
“Dulu sih aku pernah masuk ke Persita Tangerang. Namun, waktu milih dunia musik, sudah tidak (bermain). Adikku pernah bergabung ke Persija,” lanjutnya.
Profil Zian Zigaz
Zian Zigaz memiliki nama lahir Yanuar Dwi Putra. Mantan vokalis band Zigaz ini tercatat lahir di Jakarta pada 6 Januari 1986.
Meski pernah meniti karier di dunia sepak bola bersama Persita Tangerang, Zian Zigaz justru menjadi terkenal di industri tarik suara bersama band-nya.
Awalnya, Zian bergabung dengan grup band Zigaz yang terbentuk pada 2006. Bersama grup tersebut, ia melahirkan dua album, yakni ZIGAZ (2009) dan Kenanglah (2015.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Pecundangi PSS Sleman, Persipura Menjaga Asa Lolos dari Degradasi
Zigaz juga sempat merilis single berjudul ‘Tebar Pesona’ pada tahun 2011. Empat tahun berselang, Zian memutuskan untuk mengundurkan diri dari Zigaz.
Sebab, ia memilih untuk menjalani solo karier. Tak berselang lama, ia merilis single dengan judul ‘Sayang Sih Sayang’ bersama label Pro-M.
Pada akhir tahun 2016, Zian mengeluarkan single yang beraroma patriotik dengan judul “Untuk Indonesiaku Satu”. Setahun berselang dia sempat mengeluarkan beberapa singel.
Di antara lainnya yakni ‘Tak Ingin Aku Kembali (Maafkan Aku)’ yang berisi dua lagu, yaitu ‘Hanya Titipan’ dan ‘Tak Ingin Aku Kembali (Maafkan Aku)’.
Zian pernah tersandung kasus pada tahun 2013. Seorang perempuan bernama Yuriko Harumi Kanaka mengaku telah melahirkan anak perempuan Zian.
Awalnya, Zian sempat mengaku malu dan tertekan dengan pemberitaan ini. Namun, akhirnya Zian menyatakan siap bertanggung jawab untuk membiayai bayi tersebut jika memang terbukti sebagai anaknya.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan
-
Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan