Suara.com - Wonderkid asal Argentina yang bermain di Manchester United, Alejandro Garnacho, mendapatkan komentar sinis dari Sergio Aguero. Hal itu karena ia menyebut Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik sepanjang masa atau yang biasa disebut GOAT.
Cristiano Ronaldo mencetak hattrick ketika Manchester United mengalahkan Norwich City dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu (16/4/2022). Dalam laga itu, Alejandro Garnacho menghiasai skuad Setan Merah, tapi hanya duduk di bangku cadangan.
Melihat seniornya berhasil mencetak hattrick dan mempersembahkan kemenangan dramatis, pemain berusia 17 tahun itu pun takjub.
Melalui akun Instagramnya, Garnacho kemudian memberikan pujian untuk Ronaldo. Ia membagikan potretnya bersama kapten timnas Portugal tersebut dan menyebutnya GOAT.
Lantas postingan itu pun menjadi sorotan, bahkan dikomentari oleh Sergio Aguero. Seakan tak terima, eks Manchester City tersebut memberikan komentar sinis.
Aguero menyatakan bahwa Garnacho bisa menyebut Ronaldo GOAT karena belum merasakan bermain dengan Messi. Apalagi wonderkid Manchester United punya paspor Argentina, meski lahir di Spanyol.
"Karena kamu masih belum bermain dengan yang terbaik @leomessi," komentar Aguero dalam postingan Garnacho.
Sontak komentar itu langsung menjadi sorotan dan sudah dibalas oleh netizsen lainnya hingga 26 ribu lebih komentar.
Terlepas dari itu, Alejandro Garnacho merupakan pemain yang lahir di Spanyol dan bermain untuk tim U-18. Namun, ia pindah kewarganegaraan Argentina dan punya peluang untuk merumput dengan Messi jika masih belum pensiun.
Baca Juga: Masih Punya 4 Winger, Absennya Saddil Ramdani di SEA Games 2021 Tak Masalah bagi Timnas Indonesia
Adapun Manchester United sendiri berhasil naik peringkat usai meraih kemenangan. Tim asuhan Ralf Rangnick berada di ururan ke-5 klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 54 poin dari 32 pertandingan.
Tag
Berita Terkait
-
Beri Debut Elkan Baggott, Pelatih Ipswich Town: Itu Bukan Keputusan Mudah
-
5 Top Bola Sepekan: Perkiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia di SEA Games 2021
-
Hasil Liga Inggris Semalam: Hattrick Ronaldo Bikin MU Kembali Perkasa, Tottenham Tumbang Dan Arsenal Makin Loyo Saja
-
Perilaku Terpuji Cristiano Ronaldo yang Belum Tentu Dilakukan Pemain Lain, di Antaranya Bantu Rakyat Palestina
-
Cristiano Ronaldo Hattrick, Manchester United Tundukkan Norwich City 3-2
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan