Suara.com - Alie Sesay menjadi pemain terakhir yang melengkapi slot penggawa asing PSIS Semarang untuk Liga 1 musim depan.
Sebelum bergabung dengan PSIS Semarang, Alie Sesay bermain untuk Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 1 2021-2022.
Namun, setelah kontraknya bersama Persebaya tak diperpanjang, bek timnas asal Sierra Leone itu memutuskan untuk angkat kaki hingga akhirnya menerima pinangan PSIS Semarang.
Di PSIS, Alie Sesay akan berjumpa mantan rekan setimnya di Persebaya, yakni Taisei Marukawa, gelandang serang asal Jepang.
Selain Alie Sesay dan Taisei Marukawa, dua pemain asing lainnya yang bakal melengkapi kekuatan Mahesa Jenar ialah Jonathan Cantillana dan Carlos Fortes.
Dari keempat nama pemain asing tersebut, hanya Alie Sesay yang saat ini berstatus sebagai pemain tim nasional yang mewakili negaranya.
Bek kelahiran Inggris itu juga akan dipanggil timnas Sierra Leone untuk menghadapi laga internasional pada bulan Juni mendatang.
Menurut jadwal, pada dua pertandingan internasional itu timnas Sierra Leone akan menghadapi timnas Nigeria dan Guinea-Bissau.
Sebelumnya, pengumuman kedatangan Alie Sesay juga telah diumumkan oleh manajemen PSIS Semarang pada Rabu (18/5/2022).
Baca Juga: Tiga Pemain Timnas Indonesia U-23 Diganjar Kartu Merah, Shin Tae-yong Kecewa
“Hari ini tepat di ulang tahun PSIS yang ke-90, kami perkenalkan center back asing, yakni Alie Sesay,” kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, Rabu (18/5/2022).
“Pemain yang masuk dalam Best XI Liga 1 musim lalu ini diharapkan memperkokoh barisan pertahanan PSIS. Selamat datang, Alie. Bawa PSIS berprestasi musim ini,” lanjutnya.
Sementara itu, Alie Sesay juga sangat senang bisa bergabung dengan PSIS. Ia bertekad untuk membantu Mahesa Jenar meraih target yang diberikan oleh pihak manajemen.
“Saya sangat senang bergabung dengan PSIS. Harapannya tentu dapat membantu tim ini lebih solid, terutama di area pertahanan, dan menciptakan clean sheets serta meraih kemenangan sebanyak-banyaknya,” ujar Alie.
“Selain itu, saya juga akan. Beradaptasi dengan skuad PSIS yang banyak dihuni pemain muda berkualitas maupun pemain senior berkualitas,” lanjutnya.
[Penulis: Muh Adif Setiawan]
Berita Terkait
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru