Suara.com - Sadio Mane selangkah lagi resmi pindah ke Bayern Munich. Pemain asal Senegal itu dikabarkan sudah menyelesaikan tes medis.
Diperkirakan transfer dengan nilai 41 juta euro dari Liverpool ini akan segera terealisasi. Bayern sendiri sudah menantikan kedatangan Mane sebelum transfer resmi.
"Sadio berada di puncak kariernya, pada usia yang hebat, dalam kondisi yang prima dan dia rakus untuk gelar – dia berada di klub yang tepat," ujar Salihamidzic kepada Bild.
"Kami semua bangga dan senang bahwa bintang dunia seperti itu datang ke FC Bayern. Terutama karena dia bersemangat untuk Bayern sejak menit pertama. Itu sangat berarti bagi kami semua - bagi saya, tim pelatih, seluruh klub," jelasnya.
Mane sendiri datang ke Liverpool pada 2016. Dia membentuk trio mematikan dengan Mohamed Salah dan Roberto Firmino, serta Luis Diaz dan Diogo Jota belakangan ini.
Dalam enam musim pengabdiannya di Anfield, Mane mampu mencetak 120 gol dari 269 pertandingan. Dia meraih trofi Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris.
Lantas, apa saja alasan yang bisa membuat Sadio Mane bisa sukses di Bayern Munich? Berikut ulasannya!
1. Mudah Beradaptasi
Sadio Mane terbilang sebagai salah satu pemain yang mudah beradaptasi dengan suasana baru. Hal ini bisa terlihat ketika dia pertama pindah ke Liga Inggris.
Baca Juga: Siap-siap! Liga Champions 2022-2023 Mulai Bergulir Malam Ini
Mane yang dibeli dari RB Salzburg, langsung tampil moncer pada kedatangan pertamanya di Southampton. Dia tampil 75 kali di semua laga dan mencetak 15 gol.
Mane juga langsung bisa moncer saat didatangkan Liverpool pada 2016 dan menjelma sebagai salah satu penyerang terbaik di Liga Inggris.
Adaptasi yang bisa dilakukan dengan cepat dan baik ini merupakan modal positif untuk Mane bermain bersama Bayern di Liga Jerman.
2. Dukungan Pemain Lain
Bayern Munich merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dengan pemain-pemain berkualitas. Komposisi pemain ini yang bisa mempengaruhi permainan Mane.
Dengan pemain-pemain berkualitas macam Joshua Kimmich, Leon Goretzka. Leroy Sane, hingga Thomas Muller, permainan Mane akan bisa ditopang.
Berita Terkait
-
Lindungi Darwin Nunez, Luis Suarez: Stop Membanding-bandingkan
-
Komentar Sadio Mane Usai Gabung Bayern Munich, Fans Liverpool Awas Kepanasan!
-
AS Monaco Dikabarkan Sepakati Transfer Winger Liverpool Takumi Minamino
-
Lothar Matthaus: Cuma Lukaku yang Pantas Gantikan Lewandowski di Bayern Munich
-
5 Hits Bola: Bukan Hanya Egy Maulana Vikri, Wisla Krakow Juga Dirumorkan Dekati Witan Sulaeman
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia