Suara.com - Desakan suporter yang meminta PSSI untuk keluar dari AFF usai kegagalan timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022 memunculkan wacana baru, yakni bergabungnya PSSI ke EAFF.
PSSI diminta untuk meninggalkan AFF dan bergabung dengan East Asian Footbal Federation (EAFF) alias Federasi Sepak Bola Asia Timur.
EAFF Menjadi opsi terbaik bagi Indonesia dan PSSI andai nantinya meninggalkan AFF. Selain faktor lokasi, pertimbangan lainnya ialah kualitas dan kekuatannya.
Sebab, PSSI dan timnas Indonesia akan mendapatkan level bertanding yang lebih tinggi apabila nantinya memutuskan untuk bergabung dengan EAFF.
Hal ini tentu saja turut mempertimbangkan anggota asosiasi yang tergabung di EAFF. Sebagian besar negara-negara yang bergabung memang menjadi kekuatan besar di Asia.
Setidaknya, tercatat ada 10 negara anggota yang saat ini berada di bawah naungan federasi regional yang sudah dibentuk sejak tahun 2002 tersebut.
10 negara anggota yang dimaksud ialah China, China Taipei, Guam, Hong Kong, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Macau, Mongolia, dan Kepulauan Mariana Utara.
Dari 10 negara tersebut, hanya Kepulauan Mariana Utara yang tercatat bergabung pada tahun 2008. Sebab, sembilan negara lainnya sudah bergabung sejak awal, yakni pada tahun 2002.
Jika dibandingkan dengan AFF, EAFF memiliki tiga negara yang saat ini berada di level top dunia. Setidaknya berada di urutan 100 besar ranking FIFA.
Baca Juga: Media Vietnam Sindir Suporter Indonesia usai Negaranya Dikalahkan Malaysia U-19
Mereka adalah Jepang (24), Korea Selatan (28), dan China (78). Sementara itu, negara-negara lainnya berada di urutan 100-200 ranking FIFA.
Selain itu pula, EAFF juga memiliki turnamen regional seperti AFF, yaitu Piala EAFF, yang sudah berlangsung sejak tahun 2003.
Sampai saat ini, Korea Selatan menjadi salah satu tim tersukses karena berhasil meraih gelar juara sebanyak lima kali (2003, 2008, 2015, 2017, dan 2019).
Kesuksesan ini diikuti China dengan dua kali meraih gelar juara (2005 dan 2010) dan Jepang dengan koleksi satu gelar juara (2013).
Berikut daftar 10 anggota EAFF beserta rankingnya di peringkat FIFA (per 23 Juni 2022).
1. Jepang (24)
Berita Terkait
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Pasar Butuh Sinyal Tegas Berakhirnya Siklus Pengetatan Moneter dari BI
-
Purbaya Sebut Kegiatan PFII Pakai Valuta Asing, Komunikasi Bahasa Inggris
-
Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil
-
John Herdman Pusing Cari Kiper Ketiga Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim